News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Pembunuh SAD Bakal di Eksekusi Mati

Pembunuh SAD Bakal di Eksekusi Mati




The Jambi Times -Bangko  - Pembunuhan Suku Anak Dalam (SAD) pada tahun 2000 silam yang di putuskan makamah Agung di esekusi mati, membuat pihak keluarga sangat kecewa.

Hal itu diungkapkan pihak keluarga yakni Tamrin saat dikonfirmasi Sabtu (7/3/2015). Dikata Tamrin,  putusan pidana mati membuat pihak kelurga terpukul atas putusan presiden.

Sampai detik ini pihak keluarganya belum juga mendapat surat pemberitahuan kapan eksekusi itu akan dilakukan.
  Ketiga keluarganya itu, Harun, Sargawi dan Sopiyal, kini telah terdaftar di antara 11 orang yang akan dieksekusi pada gelombang kedua yang hanya tinggal menghitung hari

“Kita bersama keluarga sangat kecewa dengan tindakan presiden dan tidak terima itu. Yang lebih terpukulnya lagi, kita melihat media televisi, bahwa pada eksekusi pidana mati gelombang kedua yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” Kesal Tamrin Kepada The Jambi Times.

Dikatakan Tamrin, apabila memang benar ketiga keluarga itu akan segera dieksekusi mati, Selaku keluarga pihak meminta kepada Presiden Jokowi untuk dapat mempertimbangkan kembali dan memberi keringan terkait keputusan itu.

“Jika dilakukan eksekusi itu benar akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Kami dari pihak keluarga mohon pak Presiden Jokowi untuk mempertimabngkan kembali. Sebab mereka kan sudah dihukum penjara selama 15 tahun. Kami mohon ada keringanan,” Harapnya.

Selanjutnya Tamrin, bahwa dia bersama keluarganya akan menghadap Bupati Merangin Al Haris untuk meminta petunjuk serta penjelasan terkait dengan kebenaran pengeksekusian tersebut.

“Kami bersama keluarga berencana akan menghadap bapak bupati untuk meminta kejelasan terkait kebenaran itu. Jika betul mereka di eksekusi, kami minta bupati kejelasannya, jika tidak benar kami juga mau kejelasan,  ”ungkapnya Sambil Menangis.

Lanjutnya apabila terjadi eksekusi mati pihak keluarga pun meminta jenazah terakhir, ketiga terpidana itu dapat dipulangkan dan dikebumikan dikampung halaman mereka.

“Jika dari penjelasan Bupati nanti itu benarkan ketiganya akan dieksekusi, kita meminta jenazah mereka dapat dipulangkan, itu harapan besar kami, ”pesanya.

Selain itu pihak keluargan pun sangat ingin bertemu bapak Presiden untuk membahas permasalahan ketiga eksekusi mati tersebut. Dan meminta kepada pihak Media melalui publikasi ini presiden dapat mendengarnya.

“Kita sangat ingin sekali menghadap Presiden, namun kita belum tau celahnya, semoga bapak presiden dapat membaca keluhan ini,  melalui media ini, ” tungkasnya. (lik/foto:djangcik)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.