PNS Banyak Bolos,Pemkab Tanjab Timur Kembali Sidak
The Jambi Times- Muara Sabak - Pemkab Tanjung Jabung Timur kembali melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor SKPD, Jum’at (6/3/2015) lalu, Sidak kali ini dipimpin oleh Asisten III Setda Tanjabtim Umar Mahmud bersama Kepala Inspektur Inspektorat Tanjabtim, Supardi. Sidak kali ini merupakan tindak lanjut dari sidak yang dilakukan Bupati Tanjabtim, Zumi Zola, sehari sebelumnya (5/3/2015).
Dari hasil sidak itu, Umar Mahmud menemukan di Dinas Pendidikan Tanjabtim, pegawai yang terlambat sebanyak 28 orang. Pada sidak Kamis (5/3), yang terlambat 13 orang. "Permintaan bapak bupati harus nol, ternyata yang terlambat meningkat, bukannya nol,"kata Umar Mahmud.
Saat sidak pertama, Bupati Zumi Zola tidak melihat hadirnya Kadis Pendidikan, Heri Widodo, begitu juga pada sidak Jum’at (6/3/2015 Heri Widodo juga tidak muncul. Selain Heri Widodo, Kabid Dikmenti Dinas Pendidikan juga tidak tampak.
Ketidakhadiran Heri Widodo saat sidak kedua ternyata diketahui Bupati Zumi Zola. "Saat sidak, bapak bupati nelpon, mempertanyakan kehadiran pegawai. Dinas Pendidikan juga ditanya bapak Bupati,” kata Umar Mahmud.
Untuk SKPD lainnya, dikatakan Umar Mahmud kehadiran pegawainya meningkat bila dibandingkan hasil sidak sebelumnya. "Ada perubahan. Kehadiran pegawai di Dinas Pendidikan yang malah tidak sesuai dengan perintah bapak bupati. Bapak bupati perintahkan angka keterlambatan harus nol, bukannya nol, tapi bertambah yang terlambat,"kata Umar Mahmud.
Ketidak hadiran Kepala SKPD saat Sidak itu juga akan menjadi pertimbangan dalam hal penempatan pejabat? Umar Mahmud mengatakan soal pergantian aparatur pemerintahan di Tanjabtim itu merupakan hak prerogatif Bupati merupakan kewenangan bupati," kata Umar Mahmud.
Sayangnya Kadis Pendidikan, Heri Widodo belum berhasil dikonfirmasi mengenai ketidakhadirannya dalam dua kali Sidak tersebut. Dihubungi via ponselnya tidak aktif, SMS permohonan konfirmasi yang dikirim hingga pukul 17.45.WIB kemarin juga belum dibalas. Begitupun dengan Kabid Dikmenti ponselnya juga tidak aktif, SMS konfirmasi juga belum dibalas
Sekedar mengingatkan, Bupati Tanjabtim, Zumi Zola Zulkifli, Kamis (5/3) sidak di beberapa SKPD. Zumi Zola didampingi Asisten III Setda Tanjabtim Umar Mahmud dan Inspektur Inspektorat Tanjab Timur, Supardi dan Kabag Humas Setda Tanjab Timur, Zekky Zulkarnaen
Di setiap SKPD, Bupati Zumi Zola secara teliti dan seksama melihat absen, begitu juga Asisten III, H Umar Mahmud.
Tujuan sidak Bupati Zumi Zola saat itu Dinas Pendidikan Tanjabtim, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Bappeda serta Dinas Tata Kota dan Pertamanan Tanjab Timur.
Amarah Bupati Zumi Zola sepertinya tak bisa dibendung setelah melihat disetiap SKPD ditemukan masih adanya pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan jelas dan tidak disiplin. "Siapa yang tidak disiplin, tidak bisa membantu saya, kita copot saja. Ya, kita copot saja,"kata Zumi Zola disela sidaknya di Dinas Tata Kota dan Pertamanan Tanjab Timur.
Untuk eselon III dan II yang tidak hadir tanpa keterangan jelas, Bupati Zumi Zola menyatakan akan menindak tegas. "Akan saya tanya langsung sama Kadis Pendidikannya nanti. Kalau memang tidak bisa member penjelasan yang jelas, akan kita tindak,"kata Zumi Zola terkait ketidakhadiran Kadis Pendidikan Tanjab Timur, Heri Widodo, saat itu.
Di setiap SKPD, Bupati Zumi Zola juga menegaskan bagi pegawai yang melaksanakan dinas luar (DL) harus jelas. Jelas dalam artian, bila ia (Pegawai,red) eselon IV, SPT-nya itu bisa ditandatangani kepala SKPD, tapi bila ia eselon III dan II, SPT-nya harus ditandatangani asisten atau sekda.
Bagi pegawai yang sakit, yang bersangkutan harus menyampaikan surat resmi, bukan surat yang ditandatangani sendiri. "Yang mengetahui sakit apa kita, itu hanya dokter. Jadi, surat keterangan atau pernyataan sakit dari dokter harus disampaikan," kata Zumi Zola.(51N)