Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Pihak Promkes Ambil Kewenangan P2M

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES - MERANGIN – Pungutan liar (Pungli) ditubuh Dinas kesehatan (Dinkes) Merangin, dilakukan senen (1/8), pemeriksaan jamaah dilakukan Kabid Promkes Erlangan sudah mengambil 220 per kepala.

Terbongkarnya pengutan itu adanya pengakuan salah satu jamaah,  saat sedang mendapat perawatan Promkes.

“Untuk obat tidak dibayar
vaksin meningitis. Sedangkan  vaksin influenza kami bayar Rp 220 per kepala,” ungkap warga rantau panjang.

Sedangkan salah orang dinas kesehatan, sempat juga dikonfirmasi mengenai wewenang Kabid Promkes erlangan.

Dia mengatakan, jika Dinas kesehatan secara tupoksi tidak dibenarkan melakukan pelayanan, hanya sebagai pencatatan dan pelaporan dari puskesmas dan labkesda.

Tapi herannya Labkesda tidak diikuti serta dalam penangan haji di merangin.

"Labkesda itu kan harus melakukan pengecekan kolestrol dan darah tinggi, " jelasnya.

Lanjutnya, Seharusnya uang menangani bagian Vaksi adalah Pemberantas Penyakit Menular dan Pembersihan Lingkunan (P2M). Namun bidang Promkes sangat lah berani.

"Bidang vaksin itukan P2M bukan Promkes, " paparnya lagi.

Sementara, Kabid Promkes Erlanga saat dikonfirmasi melalu via phonsel, malah beralasan bahwa, semua sudah di atur perbup kegiatan vaksi jamaah tersebut.

Saat ditanya, masalah pengambilan promkes mengambil hasil kewenang dari P2M, itu hasil rapat bersama.

"Kami sudah di SK bupati, untuk masalah penanganan jemaah ini, " singkatnya.

Selain ditanya lagi, jika tidak bupati mendatangani SK tersebut. Dia pun malah mengatakan semua itu salah bupati.

"Semua bupati SK kan, namun bupati bilang tidak ada itu semua bupati bertanggungjawab, " sambil menutup phonselnya. (Lik)
Loading...
loading...