News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Bupati Ajak Perusahaan Turut Serta Membangun Yayasan

Bupati Ajak Perusahaan Turut Serta Membangun Yayasan



The Jambi Times - Sarolangun  - Guna menekan angka pecandu dan pemakaian narkoba di kalangan muda. Bupati Sarolangun Cek Endra berencana mendirikan pusat rehabilitasi pecandu narkoba di Kabupaten Sarolangun.

hal ini di ungkapkan saat menggelar cofee morning bersama dengan seluruh elemn masyarakat sarolangun,yang terdiri dari ormas dan juga para pelajar dan juga media cekatkdi rumah dinas Bupati sarolangun ."Bukan malah dibiarkan, tapi mereka pecandu harus didandani," katanya.

Meski kini belum ada lembaga tempat pencegahan narkoba dilakukan. Namu katanya, tanpa lembaga pun, sosialisasi maupun penyuluhan akan terus dilakukan.

"Tanpa kantor pun kini, kita akan terus sosialisasikan. Karena anggaran kita ada, jadi jangan ada pembiaran terhadap pecandu narkoba,Mengingat pecandu narkoba sekarang ini, seperti fenomena gunung es’’jelasnya.

Sehingga semua lintas sektor kata Bupati terlibat aktif membantu menekan laju penyalahgunaan narkoba yang makin marak didominasi kalangan muda.

"Ya harapannya kedepan, pusat rehabilitasi pecandu, atau Badan Narkotika Kabupaten (BNK) ada di tempat kita. Mana mana pecandu kita dandani di sana," ujarnya lagi.

Ia mengatakan, langkah itu dilakukan tidak diartikan sebagai pemenjaraan bagi para pecandu narkoba.

"Tapi itu tempat rehab, agar pulih. Pecandu kita perbaiki. Pecandu harus diobati, begitu pula lingkungan tempat pecandu berada tidak menjustnya sebagai aib," kata Bupati.

Bila BNK atau wadah rehabilitasi berdiri di Sarolangun. Dirinya berharap bisa memberikan pandangan bahaya obat terlarang. Bila tidak segera dicegah mengakibatkan kematian penggunanya.

Ia meminta, pecandu tidak lihat saat terjangkiti saja. Tapi faktor melatarbelakangi mngkomsumsi obat terlarang itu apa? "Bisa saja putus asa, broken home atau apa. Karena gitu, narkoba tempat pelarian. Nah ini yang perlu kita lihat, ke depan bagaimana hal itu bisa dikembalikan," pungkasnya.

Di akuinya bahwa Peredaran Narkotika dan obat terlarang (red, Narkoba) jenis sabu-sabu dikalangan remaja dan pemuda di Kabupaten Sarolangun belakangan ini, makin membahayakan. Sehingga sudah sangat mengkhawatirkan kalangan orang tua.

 Kabupaten Sarolangun bukan lagi sebagai transit peredaran barang haram Narkotika jenis sabu-sabu itu. Tetapi, sudah menjadi pasarnya
 dirinya juga mengakui saat ini wilayah Sarolangun, bukan lagi sebagai transit peredaran barang haram Narkotika jenis sabu-sabu. Tetapi, sudah menjadi pasar narkoba.

"Saya mengakui bahwa Sarolangun ini tingkat pemakai Narkoba sudah tertinggi. Hasil Kordinasi dari pihak BNN Provinsi Jambi, bahwa Jambi urutan nomor 5 se-Indonesia sebagai Provinsi yang banyak dalam predaran Narkotika. Dan Kabupaten Sarolangun sendiri, adalah urutan nomor 1 di Provinsi Jambi tingkatan predaran Narkotika, ini sangat memprihatinkan,"jelas Cek Endra.

Di tegaskan juga bahwa yayasan yang bakal di dirikan akan di berikan untuk,rehabilitas pencanu dan tidak di pungut biaya,dan Ce juga meminta agar seluruh perusahaan yang ada di sarolangun,untuk bisa membantu agar terlaksana yayasan untuk rehabilitas pecandu narkoba.

‘’Ini menjadi tangung jawab bersama,dan sama minta agar perusahaan juga bisa turut serta membantu dalam pembangunan yayasan ini,sebab ini tidak mengunakan dana APBD,dan saya himbau pihak perusahaan untuk bisa bekerja sama dengan kita’’pungkasnya.(dar)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.