News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Dinkes Belum Terima Juknis KIS

Dinkes Belum Terima Juknis KIS


The Jambi Times - Sarolangun - Pasca diluncurkan kartu indonesia sehat (KIS) oleh   Presiden RI Joko Widodo sekitar November 2014 lalu. Dinas Kesehatan Sarolangun hingga kini belum menerima petunjuk pelaksanaan Kartu Indonesia Sehat (KIS),sehingga pengawasan  dan juga pengelolaan KIS di sarolangun hingga saat ini masih belum berjalan.

Saat di jumpai di ruang kerjanya Kadis Kesehatan Sarolangun H Adnan  mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima petunjuk teknis (Juknis) maupun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) bagaiman mekanisme pelaksanaan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Belum ada terima, tapi edaran dari gubernur tentang KIS, kita sudah terima. Namun kita siap menjalankannya program itu," ujarnya.

Menurutknya, kemungkinan Juklak dan Juknis KIS diterima, sehingga bisa dijalankan maksimal. Untuk itu, Dinkes Sarolangun masih menerapkan BPJS sementara ini, menjelang petunjuk penerapan Kartu Indonesia Sehat (KIS) diterima dari pusat.

"Kita memang belum terima. Di samping kita masih nunggu petunjuknya, kita tetap gunakan BPJS," katanya.

Ditanya terkait bagaimana penerapan KIS nanti, dirinya belum bisa memberikan secara gamblang.
"Ya, kita gak bisa terangkan detailnya. Mungkin sama dengan BPJS lah," katanya.

Tapi kini pihaknya, diminta fasilitasi koordinasi guna validasi data. Dan kepada kepala desa di Kabupaten Sarolangun, telah diintruksikan agar memvalidasi data masyarakat yang benar benar miskin di desa mereka.

‘’Kami juga sangat berharap kepada seluruh kepala Desa,Untuk bisa bekerja sama dalam memvalidasi data yang ada,sehingga data yang masukbisa berjalan dengan baik’’jelasnya.

Dirinya berharap, program KIS nanti akan menjangkau masyarakat miskin. Dan menjadi penyempurna jaminan kesehatan masyarakat.

"Yang belum tercover di BPJS, Samisake maupun dari Program Serjusade ke sektor kesehatan. KIS jadi penyempurnanya," harapnya.

Maka, kata Adnan, berdasarkan edaran Gubernur provinsi Jambi, pihaknya akan memvalidasi data, mana mana saja masyarakat yang belum mendapat jaminan kesehatan. (dar)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.