News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Wagub Himbau Partisipasi Masyarakat Cegah Penularan HIV/AIDS

Wagub Himbau Partisipasi Masyarakat Cegah Penularan HIV/AIDS



The Jambi Times Jambi - Wakil Gubernur  Jambi,Fachrori Umar menghimbau agar masyarakat turut berpartisipasi untuk mencegah penularan HIV/AIDS. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Seminar  Sehari Rangkaian Peringatan  Hari AIDS se-dunia tingkat Provinsi Jambi (31/12) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, LSM Pendamping HIV/AIDS, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jambi.
            Dijelaskan Wagub bahwa trend penderita AIDS di Provinsi terus memperlihatkan kenaikan. Berdsarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menunjukkan bahwa secara kumulatif dari tahun 1999 s/d 30 September 2013 jumlah pengidap HIVdan kasus AIDS yang tercatat/ dilaporkan sebanyak  939 kasus yang tersebar di 11 kabupaten/kota dalam provinsi Jambi. “Dari jumlah tersebut, kasus AIDS sebanyak 416 orang, Infeksi HIV 520 orang dan yang meninggal sebanyak 161 orang, dan untuk mencegah penularan ini maka kita harus melakukannya dengan pintar-pintar bergaul, memilih pertemanan, bila perlu libatkan semua unsur pemerintah untuk turut mencegah terjadinya penyebaran AIDS terutama di kalangan generasi muda".
            Dilanjutkan Wagub bahwa perkembangan HIV/AIDS di Provinsi Jambi ini harus disikapi secara serius, mengingat dampaknya yang tidak hanya menghancurkan hidup individu, tetapi juga rumah tangga bahkan hilangnya satu generasi. “Apalagi pada periode 2020- 2030 Indonesia termasuk Jambi, diperkirakan akan memperoleh bonus demografi dimana usia produktif kita lebih banyak dari balita dan lansia. Namun demikian usia produktif itu akan menjadi generasi emas dan modal pembangunan apabila SDM yang kita miliki sehat, cerdas dan berkarakter. Dan sebaliknya apabila SDM produktif pada saat itu, tidak cerdas dan sakit-sakitan bahkan terinfeksi HIV/AIDS maka mereka akan menjadi beban pembangunan “jelasnya.
            Dikatakannya bahwa insidensi infeksi baru HIV di Indonesia termasuk Jambi tidak hanya menulari kalangan pekerja seks, pengguna narkoba suntik dan hubungan seks yang tidak aman lainnya, namun juga telah menulari ibu rumah tangga, bayi dalam kandungan, yang tertular melalui transmisi secara heteroseksual, jarum suntik tidak steril dan transfusi darah yang tidak aman.
            “Mengingat besarnya tantangn dan ancaman epidemi tersebut pada masyarakat yang heterogen dan pluralistic, fenomena “Gunung Es” serta dipersulit dengan adanya keterbatasan kapasitas pemda yang belum optimal mendukung upaya penghentian laju percepatan epidemi HIV/AIDS” katanya. (Tim-JT)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.