Terpopuler

Back to Top

Video

Bupati Romi Launching Kampung Bersih Narkoba di Kampung Laut

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


MUARASABAK  | Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Romi Hariyanto, melaunching Kampung Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, AKBP Abdul Rozak  pada Selasa (4/12) kemarin di Dermaga Kampung Laut.

Pada kesempatan itu, dihadiri Kepala BNNK Tanjabtim-Tanjabbar, AKBP Cecep Subaryat, Kepala Lapas Narkotika Klas III Muarasabak, Syahroni Ali, Waka Polres Tanjabtim, Kompol Ali Sadikin, Camat Kuala Jambi, Suiswanto, Lurah serta Kepala Desa se Kecamatan Kuala Jambi, sejumlah Camat, para Kepala OPD lingkup Pemkab Tanjabtim, Pabung Kodim 0419/Tanjab, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan masyarakat yang hadir serta 15 orang relawan.

Dalam sambutan Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol. Heru Pranoto yang disampaikan Kabid Pencegahan dan Pemeberdayaan Masyarakat, Abdul Rozak menyampaikan, pada acara ini semuanya mempunyai tujuan yang sama, yakni untuk menghadapi perlawanan kejahatan yang luar biasa, yaitu narkoba.

Yang mana pada saat ini, masih menjadi tantangan bagi semua kalangan masyarakat.

Pada kesempatan ini dia menyampaikan perkembangan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Jambi.

Pada tahun 2008 silam, penyalahgunaan narkoba mencapai 44.627 orang, yang saat itu Provinsi Jambi menempati peringkat ke 8 se Indonesia. Tahun 2011 penyalahguna narkoba sebesar 37.581 menempati peringkat 24 se Indonesia. Kemudian pada tahun 2014, penyalahguna narkoba sebanyak 47.046 orang, dengan menempati peringkat.

Pada waktu itu, Provinsi Jambi peringkat ke 20. Selanjutnya pada tahun 2015, penyalahguna narkoba sebanyak 43.287 orang dengan peringkat, saat itu Jambi menduduki peringkat ke 24 dan seterusnya.

‘’Saat ini para bandar narkoba sudah pintar mengelabui kita semua. Mereka sekarang telah memanfaatkan orang-orang yang tidak kita curigai, seperti anak-anak dimanfaatkan, perempuan sampai orang cacat pun dimanfaatkan untuk menjadi kurir narkoba,’’ sebutnya.

Dia mengungkapkan, dengan adanya modus baru dalam penyelundupan narkoba kedalam mainan anak-anak, minuman kaleng, dimasukan didalam nanas dan lain sebagainya, semua itu harus dihentikan, harus dilawan dan tidak bisa dibiarkan lagi.

Untuk itu, mari kita tegaskan perang melawan narkoba, perang melawan penjajah tanpa muka di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjabtim.

‘’Kita harus bersinergi, bak kata pepatah mengatakan Duduk Sama Rendah Berdiri Sama Tinggi, Berat Sama Dipikul Ringan Sama Dijinjing, Sinsingkan Lengan Banju, Rawe-Rawe Rantas, Malan-malang Tuntas untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,’’ ungkapnya.

‘’Insya Allah bersama kita bisa. Untuk itu, saat ini dan kedepan, kita bersama-sama memerlukan tindakan-tindakan yang kongkrit dan nyata, yaitu mewujudkan kampung yang bersih dan anti narkoba.

Kita harus bersinergi, mulai dari BNNP, BNNK, TNI, Polri, Pemerintah, ASN, masyarakat dan semuanya harus betul-betul melakukan langkah yang terpadu untuk melawan narkoba,’’ tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tanjabtim, Romi Hariyanto mengatakan, sepakat bahwa saat ini bangsa Indonesia masih belum merdeka jika belum bisa mengusir penjajah tanpa muka ini.

Dan Bupati juga sepakat, bahwa Kabupaten Tanjabtim ini harus bebas narkoba. ‘’Saya harapkan kepada semua lapisan masyarakat, jangan pernah mengkerdilkan para pengguna narkoba, mereka adalah keluarga kita,’’ kata Bupati mengingatkan.

Bupati mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendorong dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.

‘’Saya juga mengajak kepada Kepala BNN, Kalapas, Kejari, Polres, Camat, Lurah, Kades dan seluruh masyarakat untuk sepakat, bahwa tidak ada tempat di bumi ini, khususnya di Tanjabtim bagi narkoba,’’ tegasnya.

Tak lupa pula Bupati mengucapkan terima kasih kepada Kepala BNNK Tanjabtim yang telah berkontribusi di Kabupaten Tanjabtim dalam hal memerangi narkoba.

‘’Dalam kerjasama yang baik antara instansi terkait dalam memerangi narkoba, kedepan wajib ditingkatkan,’’ ucapnya.

Kemudiam acara dilanjutkan dengan penyamatan pin kepada 15 relawan yang langsung dipimpin Bupati Tanjabtim dan diteruskam oleh Kabid Pencegahan dan Pemeberdayaan Masyarakat BNNP Jambi, Kepala BNNK Tanjabtim, Kepala Lapas Muarasabak, Waka Polres Tanjabtim dan Pabung Kodim 0419/Tanjab, Kapolsek Kuala Jambi serta Camat Kuala Jambi.

Reporter: Husin Armando