Terpopuler

Back to Top

Video

Ini Komitmen Pemkab Tanjung Jabung Timur untuk Pertanian

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

MUARASABAK | Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan wilayah  pesisir yang mayoritas  lahannya adalah daerah  gambut dan pasang surut. 

"Kami telah berkomitmen untuk peningkatan sektor tanaman pangan sesuai dengan visi dan misi kami dan tercantum dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) untuk mewujudkan  Tanjung Jabung Timur sebagai sentra produksi tanaman pangan dan holtikultura provinsi Jambi, " ujar Bupati  Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto saat memberikan kata sambutan didepan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (Dpn HKTI) Moeldoko saat panen raya jagung budidaya jenuh air di Desa Karya Bhakti (1/11).

Selain itu  Pemerintah Tanjung Jabung Timur telah berupaya melindungi lahan lahan potensial seluas 1.7000 Ha dengan menerbitkan peraturan daerah no.18 tahun 2013 tentang perlindungan lahan pertanian tanaman pangan berkelanjutan. Luas tanaman padi untuk tahun 2017, lanjut bupati.

2.4000 Ha dengan total produksi  86.330 ton beras , luas tanaman jagung 1.900 Ha total produksi 13.108 ton, luas tanaman kedelai 1.100 Ha dengan produksi 1.413 ton kedelai" tentunya ditahun  2018 ini akan meningkat berkat bantuan masyarakat  -masyarakat kami yang luar biasa ini, " katanya.

Untuk menyikapi kendala lahan tidur dan alih fungsi lahan Pemkab Tanjung Tabung Timur telah mewajibkan ASN di Tanjung Jabung Timur untuk mengkonsumsi beras dari petani, seperti sama - sama kita ketahui harga jual pasca panen sangat rendah Bulog hanya sanggup membeli beras petani Rp7.300  itu pun harus di antarkan kegudang Bulog  di Tanjung Jabung Barat untuk itu kami mewajibkan ASN di lingkup Tanjung Jabung Timur mengkonsumai beras petani dengan harga Rp1.1000 ini dilakukan agar petani lebih bersemangat dan bisa memanfaatkan lahan tidur dan tidak alih fungsi lahan, " paparnya.

Untuk peningkatan irigasi Pemkab Tanjabtim telah membangun yanggul dan pintu air dan Pemkab  Tanjung Jabung Timur telah melaksanakan memorandum Of Understanding (MOU)  dengan Kabupaten Lingga," kami juga telah berkomitmen bahwa hasil - hasil pertanian kami dijual dan dikonsumsi  saudara saudara kami masyarakat Lingga," " imbuhnya.

Dan di tahun  2019 Pemkab Tanjung Jabung Timur akan  membangun lahan pertanian tanaman pangan melalui sistim plester yakni  pembangunan secara terpusat pada area  yaitu pembenahan polder, pintu air.

Parit cacing, tumah pompa dan  mesin pompa dengan demikian dapat menaikan intensitas pertemuam dari datu kali setahun menjadi dua kali setahun " untuk itu kami sangat mengharapkan bantuan dan komitmen pemerintah pusat," harap nya .(sin)