Terpopuler

Back to Top

Video

Direncanakan Pagi Ini, Jenazah Mantan Gubernur Jambi Diterbangkan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

JAMBI | Mantan Gubernur Provinsi Jambi, Zulkifli Nurdin dua periode ini meninggal dunia di RS Pondok Indah Jakarta, malam Kamis pada pukul 20:O0 WIB.

Zumi Zalo mantan Gubernur Jambi yang juga tahanan KPK  ini sempat hadir untuk melihat sosok almarhum ayahnya di dalam ruangan rumah sakit dan  Zola di dampingi  oleh JPU dan kuasa hukumnya.

" KPK beri izin kepada Zumi Zola karena yang bersangkutan mengajukan permohonan izin besuz ayahnya dan ini karena alasan kemanusian", kata jubir KPK Febri Diansyah.

Dari sumber yang diperoleh dari The Jambi Times, jenazah ayah Zumi Zola Kamis (29/11/2018) pagi ini direncanakan akan di terbangkan ke kota Jambi dan segera dikebumikan di tanah kelahiranya.

Dari RS Pondok Indah dibawa ke rumah duka di Kampung Manggis lalu di makamkan dekat ayah Alharhum Nurdin Hamzah di Kota Jambi.

Humas setda Pemerintah Kota Jambi melalui juru bicara walikota, Abu Bakar dalam pesan di group WhatsApp milik akun humas ini.

Pemerintah Kota Jambi sangat berduka dengan wafatnya  Zulkifli Nurdin, Gubernur Jambi 2 periode.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha turut mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas nama jajaran Pemkot Jambi dan masyarakat Kota Jambi

"Saya, atas nama jajaran Pemerintah Kota Jambi sekaligus mewakili segenap warga Kota Jambi, menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas berpulangnya kerahmatullah Abangda  Zulkifli Nurdin.

Almarhum sangat berjasa dalam membangun Provinsi Jambi. Semasa 2 periode kepemimpinan beliau banyak pembangunan di Provinsi Jambi, hasil karya beliau yang sampai kini dapat kita nikmati," ujar Fasha.

Fasha juga mengungkapkan kenangannya saat bertemu almarhum semasa hidupnya.

"Bagi kami beliau tidak hanya sukses membangun provinsi Jambi selama 2 periode, namun juga sebagai abang yang baik.

Almarhum selalu memanggil saya dengan sebutan "Dik Fasha".

Dan setiap bertemu  pasti beliau nanya kabar dan pekerjaan. Terakhir saat bertemu, beliau pernah mengingatkan saya, Kerja yg baik ya Dik Fasha," kenang Fasha.(tim liputan/hms)