Terpopuler

Back to Top

Video

Puri Rimbo Bulian Destinasi Wisata Yang Menyimpan Pesona Alam Perawan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - BATANG HARI - Bagi masyarakat Kabupaten Batanghari yang menginginkan destinasi wisata alam alami, yang menyuguhkan suasana hutan perawan serta berbagai hewan satwa langka, mungkin bisa mengunjungi areal wisata yang belum diketahui publik. Namanya yakni Puri Rimbo Bulian.

Areal wisata perawan seluas 3 hektar ini, berada di jalan AMD yang jaraknya 1 KM sebelah kiri ruas jalan Kampung Baru Muara Tembesi- Sarolangun Pal 4, tepatnya di RT 05 RW I Kelurahan Kampung Baru.

Tidak sulit menempuh areal jalan masuk Taman Puri Bulian ini. Hanya dengan jarak tempuh 5 menit, sampai di lokasi, anda akan meradakan atmosfir yang lain dari pada yang lain, yaitu keindahan alam hutan beserta hembusan hawa sejuk pepohonan langka.

Pemilik dari taman wisata ini, Mulyadi Johan (47), warga RT 3 RW II Kelurahan Kampung Baru, mengatakan, awal dari dibangunnya kawasan seluas 3 hektar ini adalah perasaan miris karena kurangnya wisata alam tempat rekreasi masyarakat Batanghari.

" Sewaktu saya lama di Jakarta, banyak saya lihat tempat-tempat dengan luas tanah seadanya mampu disulap masyarakat menjadi tempat wisata alam. Di samping masyarakat dapat memenuhi hasratnya untuk menghilangkan kejenuhan dengan rekreasi ke tempat tersebut, juga mampu menjadi income bagi masyarakat ittu sendiri" kata Johan.

Sambungnya, hal tersebut juga dipelajarinya di daerah Sukabumi Jawa Barat. Seperti contoh, areal persawahan masyarakat, mampu diolah menjadi tujuan wisata, hanya berangkat dengan keyakinan penuh dari warga tersebut.

" Nah, ketika saya kembali ke Batanghari, saya berfikir, kabupaten yang luasnya begini, kog belum ada tempat-tempat rekreasi seperti di Pulau Jawa tersebut.  Namun ada tempat wisata kecil yang hanya ditanami bunga-bunga, namun banyak masyarakat yang datang. Satu lagi, keluarga saya yang dari luar negeri maupun Jakarta, pas datang ke Batanghari ini, mengeluh, karena tak ada tempat rekreasi. Ketika balik kr Kota Jambi, hanya bisa melihat Sungai Batanghati saja.Akhirnya, berangkat dari hal tersebut, saya mencoba menjajaki beberapa lokasi untuk dijadikan taman. Maka dapatlah areal yang masih menyediakan nuansa hutan alami ini." ungkap Johan.

Pada awalnya, niat membeli tanah ini sempat ditertawakan masyarakat. Karena masyarakat beranggapan, orang beli tanah adalah untuk berkebun sawit maupun karet dan menebang seluruh tumbuhan di areal yang dibeli. Namun malahan pengusaha sebuah mini market tersebut, sebaliknya, mencari tanah yang masih banyak pepohonan dan beragam macam tanaman langka.

" Saya ditertawakan orang. Namun saya punya prinsip. Biarlah orang beli tanah untuk berkebun, saya beli tanah untuk areal wisata yang dibutuhkan masyarakat banyak" tutur Johan tertawa.

Di areal Taman Puri Bulian ini seluas 3 hektar ini, sudah disulap seluas 1 hektar dengan berbagai taman yang berisikan pepohonan langka seperti pohon bulian, pohon meranti, panjo, dan tanaman langka lainnya, yang di tengahnya berdiri dua unit bungalow, tempat istirahat dan fasilitas makan dan minum.
Di samping itu, juga ada ayam kalkun tiga jenis, seperti White Hollad, Golden Palem dan Brown, angsa, berbagai macam ayam hutan, seperti ayam hutan kate dan ayam hutan merah.

Tampak juga berbagai macam anggrek hutan menghiasi areal ini. Juga ada danau yang nantinya akan dibangun jogging track, jembatan kayu dan fasilitas airnya.

Mulyadi Johan, juga akan membuat fasilitas yang memanjakan masyarakat seperti rumah pohon serta hang out.
" Saya juga akan buat fasilitas rumah pohon dan hang out." jelasnya lagi.

Walau belum dibuka resmi, namun setiap harinya banyak masyarakat dan anak-anak sekolah di Muara Tembesi, datang mengunjungi tempat ini. Kadang-kadang, banyak saran yang diberikan oleh pengunjung, yang ditampungnya demi kelengkapan sarana wisata ini.

" Saran mereka, saya tampung. Ini semua demi kemajuan sarana wisata Puri Rimbo Bulian, yang sengaja saya hadirkan untuk destinasi wisata alam masyarakat Kabupaten Batanghari" pungkas Mulyadi Johan.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Batanghari, Supriadi, memberikan apresiasi dengan dibangunnya destinasi wisata baru Puri Rimbo Bulian ini.

" Untuk kemajuan potensi wisata di Batanghari, kemampuan serta keinginan masyarakat dalam membangun sarana wisata, sangatlah diberi acungan jempol. Ini semata-mata, demi kemajuan pembangunan Batanghari, khususnya di bidang pariwisata" kata Supriadi.".(Fri)