Terpopuler

Back to Top

Video

Tunjangan Guru Jadi Perhatian Bupati

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES - KUALA TUNGKAL -
Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial mengatakan bahwa pemberian tunjangan guru yang telah tersertifikasi dan tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah akan terus menjadi perhatian pemkab.

Hal ini dikatakannya usai menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy pada upacara peringatan Hari Guru sekaligus HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72 senin (11/12) di halaman kantor bupati.

Safrial mengajak semua lapisan guru untuk mengobarkan semangat menjadi guru dan teladan yang baik bagi anak - anak peserta didik.

“Jalankan saja profesi mulia ini dengan tulus dan ikhlas. Soal tunjangan baik yang sifatnya sertifikasi maupun untuk guru yang mengabdi di daerah, akan terus kita perhatikan”, tukasnya.

Ditambahkan bupati dalam sambutannya, hari guru merupakan titik evaluasi yang strategis dalam pengambilan kebijakan berkaitan dengan permasalahan yang berkaitan dengan guru. Kebijakan yang dilakukan tentunya untuk menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi, sejahtera, mulia dan bermartabat.

Hari jadi PGRI diperingati setiap tanggal 25 november setiap tahunnya dan tahun ini mengangkat tema "Membangun Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru".

Hal ini sesuai dengan implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 tentang penguatan pendidikan karakter yang mengamanatkan guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan yang bertanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah pikir dan olah raga.

Peringatan Hari Guru kali ini juga di warnai dengan pemberian bunga oleh siswa/siswi sekolah dasar kepada bupati dan para guru yang hadir. Hal ini adalah wujud rasa terima kasih anak didik pada para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut. (KD)