Terpopuler

Back to Top

Video

Banjir Batanghari Sudah Masuk Masa Kritis

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - JAMBI - Banjir yang mulai menggenangi beberapa daerah di Kabupaten Batanghari,  sudah memasuki masa kritis.  Hal ini berdasarkan fluktuasi Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Batanghari di Dermaga Muara Bulian, Selasa (28/11/2017) pukul 17.00 WIB sore,  sudah mencapai angka 259 (Siaga 2 atau Kritis). 

Kepala Pelaksana BPBD Batanghari Nazhar,  kepada The Jambi Times, Ketika dikonfirmasi,  membenarkan peningkatan drastis debit air sungai Batanghari tersebut.

" Benar.  Sekarang sudah masuk Siaga II atau tahap kritis.  Apabila sudah memasuki angka 300, maka tinggi air tersebut sudah memasuki tahap bencana" kata Nazhar. 

Diterangkannya,  untuk sekarang ini,  air sudah merendam 8 desa serta 2 kelurahan,  seperti Desa Rangas IX serta Desa Kembang Sri di Kecamatan Maro Sebo Ulu,  Desa Sengkati Baru dan Sengkati Mudo, Desa Benteng Rendah serta Desa Teluk Melintang di Kecamatan Mersam.  

Sementara itu di Kecamatan Muara Tembesi,  banjir sudah menggenangi Kelurahan Pasar Muara Tembesi,  yang berdampingan langsung dengan Sungai Batanghari.  Untuk Kecamatan Batin XXIV,  yakni Desa Jeluti dan Desa Aur Gading.  Di Kecamatan Muara Bulian sendiri,  banjir menggenangi perumahan warga di Lorong Nusa Indah Jembatan Gantung Kelurahan Pasar Baru. 

" Rata-rata banjir tersebut,  sedalam 20 cm,  bahkan ada yang lebih" terang Nazhar. 

Ditambahkannya,  dirinya akan segera menghadap Sekda Batanghari,  Bakhtiar, bersama OPD terkait, untuk melaporkan hal ini, dalam mengambil langkah-langkah terkait bencana banjir tersebut. 

Salah seorang warga di Lorong Nusa Indah Kelurahan Pasar Baru,  Teti, mengakui bahwa kondisi lingkungan tempat tinggalnya yang bersebelahan dengan anak Sungai Batanghari,  kondisi ketinggian air sudah mencapai setengah meter. 

" Di lingkungan kami RT 08 ini,  air sudah mencapai setengah meter.  Malahan di RT09, sudah 1 meter lebih Bang. Makanya saya hendak ke pasar naik perahu ini" papar Teti lagi.  (Fri)