Terpopuler

Back to Top

Video

Saber Pungli Tanjabbar Petakan Titik Rawan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES -  KUALA TUNGKAL- Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi telah memetakan beberapa instansi yang rawan terjadinya pungli.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Tim Saber Pungli Tanjabbar, Kompol Hendri Batubara kepada wartawan saat menggelar kegiatan sosialisasi saber pungli di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabbar, Rabu (25/10/2017).

Kompol Hendri Batubara menjelaskan, adapun instansi di Tanjabbar yang dipetakan rawan pungli itu diantaranya, bergerak pada pelayanan publik, aktivitas ekspor - Impor, penegakan hukum, perizinan, kepegawaian, pendidikan, serta pengadaan barang dan jasa.

"Sasaran saber pungli ini sebetulnya tempat-tempat pelayanan umum. Jadi pada dasarnya pelayanan ditempat umum,"kata Kompol Hendri Batubara yang juga menjabat sebagai Waka Polres Tanjabbar ini.

Waka Polres mengungkapkan, pihaknya saat ini lebih mengedepankan pada proses pencegahan. Namun, Tim Saber Pungli Tanjabbar juga tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan penyelidikan jika menemukan indikasi pungli.

"Sanksi bervariasi, kita memakai berbagai undang-ungdang termasuk KUHP,"terangnya.
Kompol Hendri tak memungkiri dengan banyaknya aktivitas kehidupan birokrasi di Tanjabbar, peluang untuk terjadinya pungli sangatlah besar.

Namun dikatakan Kompol Hendri, hal tersebut dapat diminimalisir apabila masing-masing yang bertugas dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan juga tentunya sesuai dengan aturan yang ada.

Ketua Tim Saber Pungli Tanjabbar kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat jika menjadi korban pungli agar kiranya dapat melaporkan melalui hotline, atau bisa datang langsung ke kepolisian.

"Tanjab Barat untuk sementara kita fokuskan melakukan sosialisasi dan pencegahan-pencegahan,"tandasnya..