Terpopuler

Back to Top

Video

MUI Ingatkan Bahaya Laten PKI, Fitnah Dan Ujaran Kebencian Di Medsos

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES -  KUALA TUNGKAL - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tanjung Jabung Barat KH. Abdul Halim Kasim, SH, menyebutkan bahwa 1 Muharram 1439 H, merupakan awal tahun dalam kalender Islam. 

Muharram menurut beliau merupakan salah satu bulan yang dihormati selain Dzulqa’idah, Dzulhijjah dan Rajab Mudhar.

"Untuk itu marilah kita terus tingkatkan rasa syukur kita kepada Allah dengan senantiasa istiqomah melaksanakan segala perintah Allah, dan menjauhi segala larangan-Nya," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H di Masjid Agung Al-Istiqamah, Jum'at (22/9/17).

Sebuah pelajaran terbesar dari Allah 1 Muharam tahun ini adalah bahwa Allah masih memberikan kesempatan kepada kita untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri) secara menyeluruh mulai dari keimanan, keislaman, ibadah, akhlak, pergaulan, ilmu, kewajiban, tanggung jawab, manajemen waktu, gaya hidup, shadaqah, perhatian terhadap aqidah anak-anak kita, hingga kontribusi kita bagi perjuangan menegakkan kalimah Allah, dalam dakwah, tarbiyah dan jihad fi sabililah.

Ulama yang juga Ketua STAI An Nadwah Kuala Tungkal ini mengatakan bahwa sesungguhnya dengan muhasabah atau evaluasi menjadi kunci utama kehidupan kita dalam menyongsong masa depan dengan lebih baik lagi dalam rahmar dan ridha Allah.

"Dengan muhasabah inilah kita dapat mengetahui hakikat dan persoalan diri kita secara pasti di hadapan Allah, amal apa yang sudah kita lakukan seiring bertambahnya kapasitas rezeki yang Allah karuniakan kepada kita sebagai bekal menuju perjalanan hari esok, akhirat, yang amat panjang dan pasti," jelasnya.

Kemudian beliau juga menyampaikan tantangan umat Islam saat ini semakin berat. Salah satunya maraknya pemanfaatan media sosial secara negatif di Tanah Air. Penyebaran fitnah dan berita Hoax dan ujaran kebencian.

"Media sosial saat ini sudah mengarah ke kebencian, bernuansa SARA, suku, ras dan antar golongan hingga antar pribadi, sehingga dapat menimbulkan bahaya bagi umat," kata Ustadz Halim dalam acara yang hadiri Wakil Bupati H. Amir Sakib dan Wakapolres KOMPOL Hendri Batubara serta ratusan umat islam tersebut.

Fitnah tersebut lanjut beliau, perupa penyebar ujaran kebencian atau hate speech dan hoax atau yang lebih dikenal dengan saracen yang sengaja dibuat untuk menyerang suatu kelompok tertentu.
Ia juga menyebut bahwa bulan muharram ini menjadi momentum tepat untuk intropeksi dalam menggunakan medsos secara wajar, cerdas dan benar.

Terkait kebangkitan isu PKI, Ketua STAI An-Nadwah Kuala Tungkal itu menyebutkan, sampai hari ini ancaman komunis bagi negara masih sangat kuat. Ia mengingatkan agar umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia tidak lengah dengan makar komunis. Sebab, jika komunis memiliki kesempatan maka umat Islam bisa disingkirkan dan negara bisa hancur.

Dia juga menyebut, saat ini banyak kelompok-kelompok yang menggelar even-even sebagai propaganda untuk kembali menghidupkan komunisme di Indonesia. (Kmd)