News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Zola Minta Perusahaan Turut Menyukseskan Program Pertanian

Zola Minta Perusahaan Turut Menyukseskan Program Pertanian



The Jambi Times - Muara Sabak - Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola Zulkifli meminta kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Tanjabtim untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan program pertanian dalam upaya peningkatan produksi pangan. Hal itu disampaikannya usai membuka kegiatan BBGRM dan HKG PKK ke-43 di Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu, beberapa hari lalu.

Salah satu bantuan perusahaan yang sangat diharapkan untuk sektor pertanian adalah penyediaan lahan pertanian, karena saat ini Kabupaten Tanjabtim masih kekurangan lahan, sementara disaat yang bersamaan Kabupaten Tanjabtim mendapat porsi bantuan terbanyak dari pemerintah pusat melalui Kementerian pertanian RI. “Kita minta kepada seluruh perusahaan dan masyarakat, yuk kita sama-sama berkomitmen untuk meningkatkan produksi pangan,” himbau Zola.

Himbauan orang nomor satu di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung itu tidak hanya ditujukan kepada perusahaan-perusahaan besar saja, melainkan kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tanjabtim. “Semua perusahaan kita minta untuk membantu menyukseskan program pertanian ini,” pintanya.

Sekedar diketahui, bantuan yang diperoleh Kabupaten Tanjabtim itu antara lain berupa, program Gerakan Penerapan Tanaman Terpadu (GPPT) padi sawah sebanyak 1.000 hektar, bantuan program Optimasi lahan seluas 5.500 hektar, bantuan pengembangan jaringan irigasi seluas 13.500 hektar,.

Kemudian bantuan pengembangan jagung hibrida untuk 1.500 hektar, lalu program pengembangan kedele untuk 1.300 hektar, selanjutnya pemerintah pusat juga membantu Alsintan berupa 72 unit handtractor, 19 unit pompa air, 1 unit mini tractor, dan 5 unit Combine Hardvaster (alat panen padi).

Kepala Dinas Pertanian tanaman pangan, Akhmad Maudshul menjelaskan, untuk pengembangan kedele saat ini baru teralisasi dan telah memasuki musim tanam baru sebanyak 722 hektar, sedangkan sisanya 578 hektar lagi masih sedang diupayakan. 
 
Dalam hal ini Pemkab Tanjabtim melalui Dinas pertanian tanaman pangan akan menjajaki kerjasama dengan PT WKS untuk membantu menyiapkan lahan untuk ditanami. “Kemarin kita sudah koordinasi dengan pihak WKS, dan sudah dapat lahan seluas 100 hektar di Kecamatan Mendahara Ulu, tapi setelah dicek, lahan tersebut baru bias ditanami perkiraan bulan Oktober pada saat musim hujan, karena saat ini lahan tersebut masih kering,” jelas Maushul. “Kita berharap dalam hal ini WKS bias membantu tambahan lahan lagi,” imbuhnya.

Selain itu untuk program pengembangan jaringan irigasi, saat ini baru berjalan sebanyak 1.500 hektar, sementara 12.000 hektar lagi sedang dalam tahap pendataan untuk dikejar pada musim tanam bulan September mendatang. Begitupun dengan program optimasi lahan, saat ini baru teralisasi sebanyak 1.500 hektar sementara sisanya 4000 hektar lagi juga masih dalam tahap pendataan. “Kendala kita sekarang adalah harus mengejar target tanam bulan September itu, sementara musim tanam padi raya itu jatuih pada bulan Oktober, makanya kita terpaksa harus bekerja ekstra. ,” kata Maushul lagi.

Dalam hal ini Dinas Pertanian tanaman pangan akan melakukan pendataan bekerjasama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk menginventarisasi lahan dan petani mana saja yang mampu memajukan jadwal tanam ke bulan September. “Dengan kata lain, kalau biasanya mereka tanam pada bulan Oktober sekarang kita minta petani melakukan tanam pada bulan September, dan kita berharap juga pada bulan Desember itu curah hujan juga tinggi agar dapat lebih membantu petani dalam bercocok tanam,” harapnya.(51N)
    

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.