Mafia Proyek Menang Tender Terus di Merangin, Hancurnya di sini....!
The Jambi Times - Bangko - Pembangunan ruas jalan desa Tambang Emas menuju desa Pulau Bayur sepanjang 7, 5 Km kecamatan Pamenang selatan yang di kerjakan oleh perusahaan PT Wahyu Nata Arsita kembali di persoalkan.
Pasalnya proyek tersebut baru dua tahun berjalan sudah banyak yang hancur, maka masayarkat setempat pun kembali pertanyakan bagaimana jalan bisa hancur secepat itu.
Proyek tersebut pun di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD), murni 2013 cukup fantastis senilai Rp 9,6 M, namun hasilnya tidak memuaskan.
Gagalnya, Proyek peningkatan jalan tersebut, juga diakui Ketua Lembaga Suwadaya Masyarakat Pembela dan Pelindung Hak Masyarakat(LSM-Papinhas) Kabupaten Merangin, Masduki.
"Proyek tersebut, gagal konstruksi dan pengerjaannya terkesan asal jadi," ungkap Ketua LSM Papinhas, Masduki(16/2/2015).
Dijelas Masduki, gagalnya jalan kontruksi proyek tersebut, PT Wahyu Nata Arsita juga seakan menjadi mapia proyek di Kabupaten Merangin.
"Sudah sering Blacklist PT tersebut, namun di saat pelelangan tender mereka juga yang menang, itulah hebatnya dia seakan mereka menjadi mafia proyek di Merangin," terangnya.
Selain itu Masduki, juga menerangkan proyek peningkatan jalan itu pernah menjadi temuan BPK, Di tambah lagi pada waktu itu, volume dalam pengerjaan proyek tersebut masih di bawah 60 persen, sementara kontraknya tinggal mengitung hari.
"Berdasar laporan, Proyek peningkatan jalan tersebut sudah pernah menjadi temuan BPK. Apa lagi pada saat itu, pekerjaan masih 60 parsen, sementara kontrak nyaris habis," bebernya.
Kondisi itu tambah Masduki, di perparah akibat lemahnya pengawasan dan bobroknya kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Merangin, terutama dari bidang bina marga.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum(Kadis-PU), Kabupaten Merangin, Ir Pajarman tinjau di ruanggan kerja tidak ada, di coba menghubungi melalui via Hp menandakan sedang tidak aktif, atau nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan. (lik)
