Pekerjaan Jembatan Asoi:Jalan Macet Jalur Alternatif Tidak Berfungsi
The Jambi Times - Muara Sabak - Arus lalu lintas dari Muara Sabak Timur menuju Nipah Panjang,Kamis (4/12/2014) nyaris lumpuh total.
Hal ini terjadi karena sejumlah mobil angkutan sawit
terperosok di ruas jalan alternatif yang dibuat selama berlangsungnya
pengerjaan jembatan Asoi di Kelurahan Sabak Ilir Kecamatan Muara Sabak
Timur.
Kerusakan jalan tersebut diperparah dengan tingginya curah
hujan yang mengguyur wilayah itu sejak Kamis dinihari hingga siang
kemarin.
Akibatnya antrean panjang kendaraan pun tak terhindarkan,
ratusan kendaraan mengular hingga mencapai 3 kilometer pada sisi kiri
dan kanan jembatan.
Menurut Ambo Emme,salah seorang warga setempat, sejak pagi
kemarin sudah puluhan mobil terperosok di jalan alternatif yang berada
persis di sebelah jembatan Asoi. "Sebagian besar mobil yang terperosok
itu adalah mobil angkutan sawit dan angkutan barang," ujarnya.
Untuk keluar dari lokasi kemacetan para sopir dan warga
setempat bergotong royong mendorong dan menarik mobil. Namun upaya itu
masih belum maksimal sehingga kalaupun bisa lolos membutuhkan waktu yang
lama. "Inilah yang menyebabkan antrean semakin panjang," terang Ambo
Emme.
Karena antrean yang semakin panjang, emosi para pengguna
jalan pun sempat tersulut, satu persatu kendaraan berusaha untuk
memotong jalur, namun emosi para pengguna jalan dapat diredam setelah
adany penambahan petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim Hadi Firdaus pun terlihat
turut serta membantu personil untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan
kendaraan sehingga suasana kembali kondusif.
Antrean panjang baru bisa diurai sekitar pukul 20.|5 WIB malam tadi setelah anggota keplolisian datang ke lokasi untuk
turut serta membantu mengatur lalu lintas dan alat berat diturunkan
untuk memperbaiki jalan.
Hadi Firdaus yang meninjau langsung lokasi terpuruknya kendaraan
pengangkut sawit menegaskan, dalam hal ini rekanan kurang menyiapkan
jalan alternatif yang memenuhi syarat.
Hal ini terbukti setelah jalan
alternatif disirami dengan batu yang didatangkan oleh Kapolsek Sabak
Barat Iptu Thema Zebua,barulah jalan bisa dilalui dengan normal kembali.
"Kami minta kepada rekanan, sebelum menegerjakan jembatan, sudah
menyiapkan jalan alternatif yang memang layak, sehingga transprotasi
lalulintas tetap berjalan dan lebih intensif melakukan koordinasi dengan
aparat setempat," tegas Hadi.(51N)
