News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Mobil Penumpang Masuk Jurang di Kerinci

Mobil Penumpang Masuk Jurang di Kerinci





The Jambi Times – Kerinci – Mini bus muatan kayu manis dengan berpenumpang Enam orang terjun bebas ke jurang sedalam lima belas meter.Musibah kecelakaan ini terjadi di desa Talang Lindung kecamatan Sungai Bungkal kota Sungai Penuh sekitar pukul sepuluh,Rabu(03/12/2014) pagi.

Mobil penumpang umum itu laju dengan kencang dari arah  desa Renah Kayu Embun menuju desa Kumun,di duga sementara rem mobil tersebut mengalami blong di tambah dengan kondisi jalan menurun sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan.

Di pertigaan desa Sungai Jernih,supir membelokan mobilnya ke arah kanan,maksud supir mengambil  ke kiri menuju desa Talang Lindung agar laju kendaraan tidak terlalu kencang dengan jalan lintas yang mendai,akhirnya mobil tersebut tidak mampi mendaki lalu akhirnya mobil tersebut masuk jurang.

Mini bus warna putih dengan nomor polisi(nopol) BH.1762 AU yang di kemudikan oleh Afrizal,warga desa Kumun ,kondisi mobil tersebut sudah rusak parah,bagian depan dan samping ringsek.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini namun enam penumpang mengalami luka berat dan tangan juga kaki penumpang  patah sedangkan kayu manis dalam karung berhamburan keluar.

Petugas dari kepolisian setempat butuh waktu dua jam untuk mengevakuasi bangkai mobil mini bus dari dasar jurang,warga sekitar engan di mintai keterangan dengan alasan tidak tahu ada kecelakaan.petugas kepolisan juga demikian belum bisa di mintai keterangan.

Sulitnya  mobil di evakuasi dan warga sekitar ramai menyaksikan musibah ini dan warga juga ikut membantu korban.

Ole petugas polisi dan di bantu warga setempat,enam orang penumpang di larikan ke rumah sakit Mayjen H.A.Thalib kota Sungai Penuh untuk mendapatkan perawatan intensif,sementara supir yang membawa enam penumpang dan kayu manis tidak sadarkan diri pasca kecelakaan ini.(al)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.