Pemkab Janji Kawal Kasus PHK Karyawan BWP Meruap
The Jambi Times - Sarolangun - Polemik pemutusan hubungan kerja (PHK) yang di lakukan sepihak oleh PT BWP meruap hadap 29 karyawan yang sudah mengabdi selama 15 tahun lebih ,memantik keprihatinan pemkab sarolangun,dan kondisi tersebut pemkab berjanji akan mengawal hasil kesepakatan yang dilakukan oleh BWP Meruap.
Seperti yang di sampaikan oleh wabub sarolangun Fahrul Rozi kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa, pemkab sarolangun akan mengawal hasil keputusan yang di buat oleh pihak perusahaan.]
"Hasil rapat yang di lakukan bersama dengan pihak perusahaan,tadi mereka berjanji akan membayar gaji karyawan secera penuh dan juga THR para karyawan yang di PHK,namun kita akn terus kawal masalah ini hingga tuntas”jelasnya.
Bukan hanya itu saja wabub mengingatkan bahwa jika akibat dari PHK yang di lakukan,bisa membawa dampak terhadap daerah dan juga perusahaan maka,permintaan untuk menyelesaikan persoalan PHK akan di selesaikan secepatanya selama dua minggu.
"Saya juga sudah ingatkan pihak perusahaan agar,bisa menimbang dampaknya jika tidak kondusip maka perusahaan akan merugi dan kita juga rugi,makanya dengan permintaan batas waktu selama dua minggu ini kita akan tunggu itikada baik perusahaan untuk menyelesaikannya ,dan jika tidak tentu saja kita akan tindak sesuai dengan kewenangan kita‘’katanya.
Bahkan wabub menyebutkan jika dari 29 orang karyawan yang di PHK setidaknya harus bisa di pekerjakan kembali,sebab dengan sertifikat yang di miliki oleh pekerja bisa menjadi dasar pertimbangan untuk perusahaan bisa menampung mereka.
"Saya harapkan 29 orng yang di PHK bisa kembali di pekerjakan,sebab mereka sudah lama bekerja dan meraka juga memiliki sertifikat dan juga keluargayangharus di hidupi’’tegasnya.
Wabub juga meminta kepada SKPDterkait untuk mengawasi ,dan melihat itikad baik perusahaan untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.
"Saya sudah minta agar dinas terkait untuk bisa memantau dan menindak lanjuti dari sekarang,sebab saya tidak mau masalah ini berlarut larut’’tandasnya.
Sementara itu menurut irmanto salah satu karyawan yang di jumpai mengatakan bahwa,dirinya bersama dengan rekan rekan lain yang senasib untuk bisa di pekerjaan,dan jika tidak maka pihaknya akan melakukan aksi ke perusahaan.
"Kami sudah lama bekerja di sini dan sudah memiliki sertifikat ,tetapi saat kami di suruh masuk dan di tes malah tidak lulus ini lucu,sementara ada keryawan yang baru malah lulus padahal mereka belum memiliki standar pengalaman kerja seperti kam,dan jika tuntutan kami tidak di penuhi tentu saja kita akan turun aksi’’pungkasnya.
Sementara itu salah satu pimpinan perusahaan PT BWP meruap yang di jumpai seperti enggan memberikan komentar tarkait dengan masalah tersebut,dan saat di mintai komentarnya langsung bergegas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan sejumlah wartawan.
"Masalah ini saya tidak bisa komentar ,nanti dengan humas kami saja’’ketusnya.(yan)
