Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Siswi SMK Aulia Jadi Korban Hipnotis, Motor Raib Digasak Pelaku

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


The Jambi Times, BOGOR | Aktual News-Seorang siswi SMK Aulia di desa Situ Udik Kp Malang Nengah Bogor jadi korban penipuan pemuda yang belum dikenal, motor milik korban  Honda Beat dengan  Nopol  "B 6168 PTL, " raib di bawa pelaku yang belum dikenalnya, selasa kemarin 14/5/2019.

Awal mulanya Korban yang bernama Devi Indria pergi ke sekolah untuk meminta surat kelulusan dari sekolah Aulia yang baru saja menyelesaikan UNBK beberapa waktu kemarin. Belum sempat ke Sekolah, Korban menjemput temannya Rifai langsung ke Kansas ( Red- Kandang Sapi ) untuk tujuan menunggu jam waktu pengambilan surat kelulusan.

Di Kansas  wiilayah  Desa Situ Udik, saat itu Korban bertemu Pria yang belum dikenalnya, Pelaku sempat berbincang dengan korban dan temannya.

Setelah lama pelaku mengajak berbincang, Rifai teman Korban minta no WhatsApp Pelaku saat itu Pelaku pura-pura Hpnya tertinggal, pelaku dengan tipu muslihatnya memperdayai korban dengan meminjam motor dengan alasan untuk mengambil handphone di rumahnya.

Korban seperti dihipnotis, untuk meyakinkan korban pelaku menitipkan tas pinggang kepada korban yang isinya hanya dua buah kunci berikut gantungan serta sebuah pencukur kumis.

" Sekitar jam satu siang kejadiannya,..habis maghrib baru sampai rumah karena jalan kaki, " ujar Awit Orang tua Korban kepada wartawan.

Saat kejadian tersebut, Rifai teman korban ikut berboncengan dengan pelaku di tengah jalan belum jauh dari kejadian Rifai didorong hingga tersungkur, Rifai berteriak " Maliiing...tolong..." ujarnya.

Menurut Rifai saat ditemui di rumahnya, Rabu 15/5/2019 menjelaskan pelaku berpura-pura kenal dengan keluarga korban dan tempat tinggal korban.

Mendengar teriakan Rifai saat itu warga berusaha mengejar namun dengan kecepatan tinggi pelaku kabur meninggalkan korban dan temannya.

Beruntung korban bisa kembali diantar temannya Rifai walau harus berjalan kaki kiloan meter, saat ini korban masih trauma atas kejadian tersebut.[ Red/UGD ]
Loading...
loading...