Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

PPK Aceh Timur persoalkan kesiapan logistik

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


The Jambi Times, ACEHTIMUR | Aceh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  se-Aceh Timur persoalkan penyiapan logistik yang di luar tugas dari PPK yang di bayar senilai Rp8.000 perkotak suara,  hal itu mendapat penolakan dari PPK sehingga proses tersebut menunggu kejelasan anggaran yang di berikan hingga hari. Jumat  (12/4/2019). 

"Kita sudah mencoba melakukan audisi dengan pihak Komisioner KIP dan sekretariat, terkait penyiapan logistik untuk pemilu 2019, namun tidak menemukan keadilan sehingga proses penyiapan logistik tersebut terkendala oleh kesiapan anggaran yang di berikan, " ujar perwakilan PPK Peureulak Irham Teguh. 

Penyiapan logistik yang seharusnya dilakukan oleh PPK yakni menghitung surat suara yang menjadi tugas PPK,  sementara untuk penyiapan logistik lainnya tidak menjadi tugas PPK. Maka dari itu kami melakukan penolakan untuk penyiapan logistik dalam kotak suara. 

"Alhamdulillah melalui audiensi ini pihak PPK mendapat keadilan sehingga proses penyiapan logistik tersebut kami lanjutkan dengan anggaran Rp. 12.000 per kotak suara." ujarnya. 

Sementara itu Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro saat di wawancarai oleh awak media mengatakan, "alhamdulillah malalui mediasi yang kita lakukan terkait penyiapan logistik tersebut tidak terkendala lagi,  kita mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pileg dan pilpres 2019 di Aceh Timur dengan aman Damai dan sejuk" ujarnya

Dalam kesempatan tersebut Yunus sekretariat KIP Aceh Timur ia menyampaikan bahwa penyiapan logistik untuk di lakukan sampai dengan minggu (14/4/2019). Untuk di distribusikan ke kecamatan selanjutnya ke PPS dan KPPS, ujarnya.

Pemberita: Muhammad
Loading...
loading...