Terpopuler

Back to Top

Video

Bawaslu Terus didemo, Kapolda Intervensi Pilkada?

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
TERNATE | Secara realitas dalam beberapa pekan terakhir pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) 2018, nampak terlihat di depan kantor Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Malut selalu saja di datangi oleh sejumlah massa aksi pendukung AHM-RIVAI dengan berbagai macam dalil polemik PSU yang mereka nilai menguntungkan pasangan calon gubernur AGK-YA, Kamis (1/11/2018).

Meski dari pihak pendukung AHM-RIVAI menilai banyak polemik PSU yang dilakukan oleh AGK-YA namun dari pendukung AGK-YA secara dewasa menanggapi hal tersebut, ini terlihat ketika aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pendukung AGK-YA yang tergabung dalam aliansi anak negri Malut di depan Kantor Bawaslu Malut siang tadi. 

Wahyu Juangga salah satu orator dalam orasinya mejelaskan bahwa dalam jika dikaji dalam kembali hasil PSU yang saat ini di pegangang oleh Mahkama Konstitusi (MK) maka dalam aspek hukum apapun bentuk gerakan yang dilakukan oleh rivalnya AGK-YA tidak akan mempengaruhi proses demokrasi yang saat ini berlangsung dan sekarang di tangani oleh Mahkama Konstitusi (MK).

Olehnya sebab itu seluruh masyarakat Malut saat ini telah menanti keputusan yang seadil-adilnya dari MK yang tidak lama lagi akan dilakukan.

Lanjut Wahyu sapaan akrabnya, dirinya juga menyesalkan bahwa ada oknum komisiner Bawaslu dalam hal ini Aslan Hasan yang sengaja membenarkan materi orasi yang di sampaikan oleh orator dari pihak pendukung AHM-RIVAI bahwa kemengan AGK-YA adalah kemengan yang dicurangi dan ada intervensi dari pihak Kapolda.

Padahal Kapolda tidak perna mengintruksikan pada masyarakat khusunya di wilayah PSU untuk harus memenangkan AGK-YA, ini merupakan fitna terbesar yang di rancang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab”, ucapnya.

PSU telah selesai, rakyat Malut seluruhnya bersaudara maka jangan  terpengaruhi dengan isu-isu liar yang telah menguntungkan individu tertentu, olehnya karena itu marilah kita bersama-sama memajukan Provinsi Maluku Utara ini dengan baik ,harapnya.( ary)