Terpopuler

Back to Top

Video

Mengelar Acara Adat Turun ke Sawah

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES - SAROLANGUN - Di zaman modern ini bak pepatah mengatakan, aur sudah lupa sama rumpunnya, kacang sudah lupa pada kulitnya, masyarakat lupa pada suku dan adat istiadatnya. 

Suku cuma di anggap gelar, adat cuma untuk di ucapkan saja tapi pegang pakai dan aturannya sudah tak di hiraukan lagi, adat nanlah punah, paseko nanlah lupo. 

Berbeda dengan Margo Bathin Pengambang, Kecamatan Batang Asai, yang masih menjunjung tingi dan berpegang pakai kepada adat istiadat yang di warisi oleh para leluhur, ( Kumal - kumal di sesah, Lapuk - lapuk di perbahrui, Sekah - sekah dahan di tunjang ) Adat lamo pusako usang,  jalan linteh titian batu,  nan sahurup dak tinggal, nansabaris dak hilang. 

Hasil pantauan Awak media The Jambi Times, Pada saat Upacara adat turun bataun ( turun ke Sawah/ladang) yang di laksanakan di Desa Batu Empang, Dusun Sekaladi. Kepala Desa Batu Empang, Rabuan.yang di dampingi oleh Kepala Desa Muara Air Duo, Sakardi.  dan tokoh adat nya beserta tokoh masyarakat, di hadiri oleh PPL Kecamatan Batang Asai, Babinsa Dari Koramil Batang Asai, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun. 

Acara tersebut diiringi dengan tauh seloko adat setempat dan tarian adat yang di sambut hangat oleh masyarakat dan para tamu undangan. 

Acara tersebut bertujuan agar supaya yang maha kuasa menurunkan rizki dan nikmatnya kepada masyarakat Margo Bathin) Pangambang yang akan di mekarkan menjadi Kecamatan Bathin Pengambang. 

Dalam seloko tersebut tak ketinggalan juga yang di ucapkan oleh Rabuan Kepala Desa Batu Empang, memaparkan agar Adat Budaya yang di wariskan para leluhur kita dahulu, dapat di jaga dan di lestarikan. 

Air jernih ikan nyo jinak, Rumput hijau kerbau nyo gemuk, Tanah nyo subur padi menjadi, Rajo adil rakyat nyo makmur. (Darmawan. SR)