Terpopuler

Back to Top

Video

Terkait Pencatutan Nama,Ini Tanggapan Bupati

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - KUALA TUNGKAL - Modus penipuan via telpon yang mengatasnamakan seseorang kembali terjadi. Kali ini tidak tanggung-tanggung, nama yang di catut oleh oknum adalah nama Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial.

Kejadian ini kontan saja membuat orang nomor satu di Tanjung Jabung Barat ini angkat bicara.
Melalui Kepala Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Setda Kab Tanjab Barat (komdok), Firdaus, Bupati menegaskan bahwa orang yang mencatut nama Bupati Tanjabbar ini adalah oknum yang tidak bertanggung jawab dan modusnya adalah  murni penipuan. 

"Pak bupati sangat menyayangkan kejadian ini. Beliau berharap agar ke depannya kita semua berhati-hati agar kejadian seperti ini jangan terulang lagi”, ujar firdaus.

Terpisah, Saat di konfirmasi terkait penipuan ini, korban yang meminta agar namanya tidak dicantumkan membenarkan bahwa modus penipuan ini di awali adanya telpon dari oknum yang mengatasnamakan kepada dirinya.

“Iya, ada telpon yang mengaku sebagai pak bupati lalu meminta saya mengirimkan sejumlah uang”, jelasnya singkat.

Meski menolak menyebutkan nama dan jumlah uang yang di minta, korban mengakui kalau dirinya telah sempat mentransfer uang kepada oknum tersebut. Namun setelah menghubungi pihak pemkab, korban baru menyadari kalau dirinya telah di tipu.

Atas kejadian ini, lebih lanjut Kabag Komdok, Firdaus menyampaikan bahwa Bupati juga menegaskan bahwa jika ada seseorang atau oknum yang mengatasnamakan Bupati Safrial baik melalui Ponsel, SMS, WA, BBM dan atau media komunikasi lainnya yang meminta sejumlah uang dengan cara dan modus apapun, maka hal itu tidaklah benar.

“Jadi hal ini benar-benar harus menjadi perhatian kita semua. Bupati dan ataupun Pihak Pemkab Tanjabbar tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang ditimbulkan oleh aksi penipuan seperti ini”, tegasnya. (**k)