Terpopuler

Back to Top

Video

BPBD Warning Warga Batang Hari Waspada Musim Hujan

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBI TIMES - BATANG HARI - Angin puting beliung yang disertai hujan lebat yang melanda Kabupaten Batanghari Jumat dinihari (17/11/2017) kemaren, pukul 01.00WIB, meninggalkan luka yang dalam serta kerusakan di beberapa tempat.

Puting beliung tersebut mengakibatkan robohnya beberapa pohon besar sehingga menimpa beberapa rumah warga dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari, puting beliung merobohkan pohon besar di Asrama Polisi Kelurahan Teratai Muara Bulian, di depan LP Kelas II B, serta menimpa rumah penduduk Rt 09 Desa Awin Kecamatan Pemayung dan RT 19 Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam.

Di RT 09 Desa Awin, puting beliung tersebut memporak porandakan rumah Sukno (55) tahun dan menewaskan istrinya, Masriati (37) tahun. Sementara kedua anaknya, Sapariadi (18) tahun dan Redi Sardi (14) tahun menderita luka-luka. Saat ini, Sukno tidak bisa dikonfirmasi karena masih mengalami trauma atas kejadian tersebut.

Puting beliung tersebut, juga menghancurkan rumah milik Susanto, warga Rt 19 Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam.

Pihak BPBD Batanghari sampai detik ini masih berada di kedua lokasi tersebut melakukan gotong rotong bersama warga setempat untuk membersihkan puing-puing rumah yang rubuh tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Batanghari Nazhar, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Samral Lubis, Minggu (19/11/2017)ketika dikonfirmasi via seluler, mengatakan pihaknya sejak kejadian tersebut, masih membersihkan puing-puing rumah yang hancur tersebut.

" Tim Reaksi Cepat (TRC) masih bergotong royong di titik paling parah, seperti di Desa Awin dan Kelurahan Kembang Paseban" kata Samral.

Pihak BPBD, tambah Samral, juga langsung setelah kejadian, memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban seperti makanan siap saji, perlengkapan makanan, peralatan dapur, tenda, terpal, perlengkapan sekolah.

" Bantuan sudah kami salurkan kepada keluarga Sukno di Desa Awin maupun keluarga Susanto di Mersam" ujar Samral.

Pemkab Batanghari, melalui BPBD menghimbau kepada seluruh masyarakat, dalam memasuki musim penghujan ini, diharapkan masyarakat waspada. Apalagi yang bertempat tinggal di pinggiran Sungai Batanghari.

" Diharapkan kewaspadaan masyarakat, dalam musim penghujan ini. Apalagi masyarakat yang tempat tinggalnya di bantaran pinggir Sungai Batanghari, karena sewaktu-waktu hujan lebat bisa mengakibatkan longsor" pungkas Samral Lubis.(Fri)