Terpopuler

Back to Top

Video

Pertamina GE di Demo,Masa Paksa Bupati Cabut Izin

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times




The Jambi Times – Kerinci – Gabungan LSM  Kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh/Provinsi Jambi mengelar aksi di  depan kantor bupati Kerinci,mereka menuntut PT. Pertamina Geothermal Energi (PGE) segera angkat kaki dari Bumi Sakti Alam Kerinci.

Para pendemo minta bupati  Kerinci,Adi Rozal segera menemui mereka karena bupati tidak kunjung hadir,para pendemo mendesak masuk ke kantor bupati namun dihalangi polisi  dan Pol PP.

Nyaris terjadi baku hantam LSM  dengan aparat namun dapat dicegah setelah wakil bupati bersedia menerima para pendemo.

Dalam orasi yang digelar gabungan LSM tersebut minta PT..PGE segera menghentikan pengeboran sumur energi panas bumi untuk pembangkit lisrik.

Mereka mencurigai kegiatan tersebut bukannya mencari sumber energi panas bumi namun mengambil logam mulia dari perut bumi Kabupaten  Kerinci tepatnya di Desa Lempur Kecamatan Gunung Raya.

PT.Pertamina Geothermal Energi (PGE)  melakukan pengeboran di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat(TNKS) sejak lima tahun terakhir sudah sepuluh sumur yang dibor namun tidak satupun dari sumur tersebut yang menghasilkan energi panas bumi.

Kordinator demo,Asra Haliman  mengungkapkan indikasi PT.PGE bukannya mencari sumber panas bumi melainkan mengambil emas.

Aktifitas pengeboran yang dilakukan PT.PGE di Desa Lempur selama lima tahun telah membawa perubahan iklim di daerah tersebut.Sebelumnya malam hari udara sangat dingin namun sekarang cuaca berubah panas pada malam.

Disamping itu,banyak spesies tanaman yang tidak bisa hidup lagi di wilayah tersebut,mereka minta bupati Kerinci  segera menghentikan kegiatan PT.PGE di Desa Lempur jika ini terus di biarkan 20 tahun ke depan Kerinci akan hancur.

Pendemo akhirnya membubarkan diri  dengan tertib setelah menerima penjelasan dari wakil bupati namun mereka akan melakukan aksi demo lagi dengan massa yang lebih banyak jika bupati tidak segera bertindak menghentikan kegiatan pengeboran sumber panas bumi di Kerinci.(al)