Terpopuler

Back to Top

Video

Preisden Jokowidodo Sudah yang ke Tiga Kalinya Batal ke Jambi

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times




The Jambi Times – Jambi - Bandara Sultan Taha Jambi masih dalam kondisi tutup akibat kabut asap yang masih pekat,hingga kini tidak ada aktiftas di bandara tersebut.

Dengan kondisi ini Presiden Jokowidodo kembali gagal mendarat ke Jambi,hal ini sudah  ketiga kalinya rencana Presiden Jokowidodo batal mendarat ke Jambi akibat kondisi kabut asap yang kian pekat menyelimuti kota Jambi.

Pekatnya kabut asap di Bandara Sultan Taha Jambi membuat Presiden Jokowidodo beserta para menteri dan wartawan kpresidenan batal ke Jambi.

Gagalnya mendarat karena jarak pandang di Bandara Sultan Taha Jambi hanya 500 meter sehingga pesawat Kepresidenan tidak berani mendarat.

Batalnya Presiden Jokowidodo ke Jambi ini sudah yang ke tiga kalinya terjadi namun di rencanakan Sabtu (10/10/2015)lusa akan berkunjung ke Jambi.

Kedatangan Presiden ke Jambi ke Desa Manis Mato Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi untuk melihat kanal pembuatan aliran air untuk lahan gambut.
Lalu  berkunjung ke Puskesmas Putri Ayu Kecamatan Telanaipura Kota Jambi untuk melihat ruang perawatan pasien penderita ispa.

Menurut Mayor Imam Syafei Kepala Penerangan Korem Satgas penangulangan bencana asap Provinsi Jambi mengatakan ,”Presiden gagal ke Jambi karena kabut  asap masih pekat dengan jarak pandang hanya 500 meter saja,”ungkapnya.

Jadwal Presiden Jokowidodo ke Jambi kembali di tunda hingga hari Sabtu (10/10/2015) mendatang.

Sementara aktifitas semua penerbangan seperti Garuda  Indoensia.Lion Air,Citylink dan lain-lainya di Bandara Sultan Taha  Jambi di alihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badarudin Palembang Sumatrea Selatan.

Menurut Gurit Setiawan,Manager Operasional Bandara Sultan Taha Jambi mengatakan,”

 bahwa bandara jambi ini tidak memiliki instrumen sistem pendaratan atau instrument landing system(ils) sehingga pesawat komersial  ataupun pesawat kepresiden tidak dapat mendarat dalam kondisi kabut asap seperti sekarang ini.(Tim-JT)