Hari Ketiga: Jalan Menuju Limbur Masih Diblokir, Kali ini Kaum Perempuan Turun Bersama
The Jambi Times, BUNGO |Hingga hari ini akses jalan menuju Kecamatan Limbur, Kabupaten Bungo, Rabu, 23 September 2026 dalam kondisi terblokir oleh masyarakat Desa Peninjau, Kecamatan Batin II Pelayang. Aksi pemblokiran ini telah memasuki hari ketiga.
Sebelumnya, perwakilan masyarakat telah dipanggil dan bertemu dengan Bupati Bungo untuk membahas persoalan yang menjadi tuntutan warga.
Namun, persoalan belum selesai
Yang menarik kali ini, kaum perempuan justru tampil di garis depan menyampaikan tuntutan mereka. Mereka meminta agar aktivitas penambangan emas menggunakan alat berat di wilayah hulu Sungai Batang Tebo segera dihentikan karena kondisi air sungai yang mereka nilai sudah sangat keruh dan mengganggu kebutuhan masyarakat.
Pesan mereka tegas:
“Kalau sungai tidak kembali jernih, kami tidak akan membuka blokir atau portal jalan yang kami lakukan.”
Bagi masyarakat, persoalan ini bukan semata-mata soal akses jalan. Mereka mengaitkannya dengan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih, terutama ketika kondisi kemarau membuat sebagian sumber air lainnya semakin terbatas.
Kini perhatian publik tertuju pada langkah pemerintah dan aparat terkait: apakah tuntutan masyarakat dapat segera mendapatkan penyelesaian konkret di lapangan, khususnya terkait aktivitas pertambangan di hulu Sungai Batang Tebo?
Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan hanya pertemuan. Mereka ingin melihat adanya langkah nyata agar sungai kembali dapat digunakan dan lingkungan hulu tetap terjaga.
Suara perempuan hari ini menjadi bagian penting dari suara masyarakat yang sedang memperjuangkan sungainya.(**)
