News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Covid-19: Depkes mengidentifikasi Kasus Virus Corona ada Sejarah Perjalanan ke Bali

Covid-19: Depkes mengidentifikasi Kasus Virus Corona ada Sejarah Perjalanan ke Bali



The Jambi Times, MALAYSIA |   Kementerian Kesehatan  telah mengidentifikasi 25 jemaah dan bagian jemaah penyakit Covid-19 di negara ini.

Direktur jenderal kesehatan Datuk Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan mereka masih melakukan penelusuran kasus aktif untuk mengidentifikasi jemaah lain, menambahkan bahwa jemaah tabligh Sri Petaling merupakan sekitar 40% kasus di negara ini.

Dia mengatakan bahwa dua bagian jemaah terdeteksi di Kuantan, Pahang dan saling terhubung. Dia mengatakan salah satu jemaah melibatkan sekelompok pasien dan beberapa personel dari fasilitas medis di Kuantan, dengan 20 orang didiagnosis menderita penyakit tersebut.

Dari jumlah itu, 14 dirawat di Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan di Kuantan, tiga pasien lagi berada di unit perawatan intensif (ICU), dua telah dipulangkan, dan satu telah meninggal.

Kasus indeks untuk jemaah tersebut memiliki sejarah perjalanan ke Bali, Indonesia dan ia kemudian memiliki kontak dekat dengan kakak laki-lakinya, yang merupakan satu-satunya orang yang meninggal karena penyakit.

Orang ini dikaitkan dengan tujuh kasus (generasi kedua) dan 11 kasus generasi ketiga lebih lanjut. Secara keseluruhan, ada 339 orang yang diidentifikasi sebagai kontak dekat, termasuk 202 tenaga medis.

Dr Noor Hisham mengatakan bahwa untuk “klaster Italia” di Kuching, ada lima kasus baru yang terdeteksi, menjadikannya total 50 kasus.

Seperti yang dilangsir thestar.com. Lima orang dari satu keluarga telah meninggal karena kelompok ini saja. Adapun tempat-tempat yang berada di bawah perintah peningkatan tindakan.

Dr Noor Hisham mengatakan ada delapan kasus baru yang terdeteksi di Bandar Baru Ibrahim Majid, sehingga totalnya mencapai 163 di wilayah tersebut.

Ada 24 kasus baru di Hulu Langat, sehingga totalnya 240 kasus, dan 15 kasus baru ditiga lokasi yang berdekatan satu sama lain di Kuala Lumpur, sehingga total menjadi 125 kasus.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.