Demonstrasi Anti-Islam di Australia Berakhir Bentrok
![]() |
| (Demonstran anti-Islam dorong-dorongan dengan demonstran anti-rasisme (Foto: Getty Image) |
MELBOURNE – Demonstrasi anti-Islam terjadi di beberapa wilayah Australia. Demonstrasi itu pun berakhir bentrok dan ditangkapnya 10 orang.
Pada awalnya enam orang dilaporkan ditangkap ketika demonstrasi
berubah menjadi bentrokan antara demonstran anti-Islam dengan demonstran
anti-rasisme di wilayah Melbourne, Australia, pada Minggu 22 November
2015.
Kemudian, polisi menangkap pria dari kelompok demonstran anti-rasisme
karena diduga memukul kuda milik polisi ketika bentrokan terjadi.
Tiga pria lain
ditangkap di tiga lokasi demonstrasi terpisah di Queensland, New South
Wales, dan Selatan Australia. Dilaporkan ketiga pria itu ditangkap
karena melakukan tindakan vandalisme, menimbulkan keributan, dan
mengganggu ketenangan publik.
Demonstrasi anti-Islam juga terjadi di Canberra, Perth, dan Hobart,
namun dilaporkan tidak ada insiden di ketiga kota tersebut. Pria asal
Melton mengatakan ia mengikuti demonstrasi Kelompok Kembalikan Australia
untuk alasan yang tepat.
“Beberapa orang di sini mungkin mengikuti demonstrasi ini karena
alasan yang salah dan alasan yang tepat untuk demonstrasi ini adalah
memastikan semua orang berasimilasi dan menjadi warga Australia,”
katanya, sebagaimana dilansir BBC, Senin (23/11/2015).
“Kami tidak ingin diperlakukan seperti bukan warga asli di sini dan
kami tidak ingin ada organisasi tertentu yang membuat masalah. Kami
tidak ingin ada masalah di kota ini,” tambahnya.
(hmr/okezone)
