Baru Diaspal, Jalan Provinsi Kembali Rusak
The Jambi Times - Muara Sabak -Jalan linta Jambi-Muarasabak
yang dibangun oleh Pemprov Jambi kini sudah kembali rusak. Padahal jalan baru
selesai direhab sekitar sebulan lalu. Kini, aspal pada badan jalan tersebut
sudah banyak lagi yang hancur, seperti yang terdapat di wilayah Desa Kota Baru
Kecamatan Geragai.
Kerusakan jalan ini
diduga diakibatkan oleh struktur tanah yang labil, dan dalam pembangunannya disinyalir
tidak mengutamakan kualitas. Ditambah lagi akses tersebut merupakan perlintasan
utama bagi masyarakat di wilayah Tanjabtim-Muarajambi-Kota Jambi. Sehingga
kekuatan infrastruktur jalan ini tidak kuat menahan beban armada yang melintas.
Salah satu warga Kota Baru-Geragai, Randi mengatakan, dengan tingginya beban yang melintas di jalan Provinsi ini, membuat ketahanan jalan itu semakin lama semakin lemah. ‘’Lihat saja dibeberapa titik jalannya sudah mulai terkupas atau terkikis dan mulai membentuk lubang, padahal jalan tersebut belum sampai satu tahun diaspal dan masih baru namun sampai saat ini kita tidak tahu pasti kenapa jalan tersebut mudah sekali rusaknya,’’ ucapnya.
Menurutnya, infrastruktur jalan ini hendaknya diperbaiki dengan memperhatikan kualitas. ‘’Maunya jangan asal diperbaiki, soalnya struktur jalan kita ini berbeda dengan kawasan lain. Tanah kita ini banyak bekas rawa dan gambut, dan lebih labil tidak seperti di daerah lain,’’ tuturnya.
Warga berharap pihak terkait untuk terus melakukan pengawasan. ‘’Ya karena jalan ini milik Provinsi, kita berharap pihak PU Provinsi segera melakukan perbaikan dan melakukan pengawasan yang agak lebih ketat lagi,’’ harapnya.(51N)
Salah satu warga Kota Baru-Geragai, Randi mengatakan, dengan tingginya beban yang melintas di jalan Provinsi ini, membuat ketahanan jalan itu semakin lama semakin lemah. ‘’Lihat saja dibeberapa titik jalannya sudah mulai terkupas atau terkikis dan mulai membentuk lubang, padahal jalan tersebut belum sampai satu tahun diaspal dan masih baru namun sampai saat ini kita tidak tahu pasti kenapa jalan tersebut mudah sekali rusaknya,’’ ucapnya.
Menurutnya, infrastruktur jalan ini hendaknya diperbaiki dengan memperhatikan kualitas. ‘’Maunya jangan asal diperbaiki, soalnya struktur jalan kita ini berbeda dengan kawasan lain. Tanah kita ini banyak bekas rawa dan gambut, dan lebih labil tidak seperti di daerah lain,’’ tuturnya.
Warga berharap pihak terkait untuk terus melakukan pengawasan. ‘’Ya karena jalan ini milik Provinsi, kita berharap pihak PU Provinsi segera melakukan perbaikan dan melakukan pengawasan yang agak lebih ketat lagi,’’ harapnya.(51N)
