Ini Formula Anti Korupsi ala Hary Tanoesoedibjo
![]() |
| (Hary Tanoe Calon Wakil Presiden) |
“Beban masyarakat tidak hanya pada persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan. Pemimpin yang korupsi juga membuat rakyat semakin terpuruk,” kata HT dalam keterangan pers yang diterima Media, Kamis (3/10/2013).
Bos MNC Group itu juga mengaku prihatin melihat kelakuan para pejabat yang menyalahgunakan kepercayaan rakyat. Termasuk dalam kasus penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang kemudian dikembangkan oleh KPK.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan dugaan suap pada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Pengembangan kasus itu pun ikut membawa nama-nama lain sepeti adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaery Wardana.
Menurut HT, sejatinya korupsi bisa ditekan dengan regulasi pengelolaan anggaran yang jelas dan sanksi hukum yang tegas terhadap pelakunya. “Pertama, pemerintah harus terbuka dalam alokasi anggaran,” katanya.
Transparansi anggaran yang dimaksud lanjut dia, meliputi anggaran pengelolaan sumber daya alam, infrastruktur dan lain sebagainya.
“Alokasi anggaran untuk pembangunan negara harus transparan. Semua proyek- proyek tender harus terbuka, selama ini kan tender hanya sebatas formalitas saja. Informasi lelang tidak jelas tiba-tiba sudah ada pemenang tender. Kemudian juga harus investor murni jangan ada broker-broker,” terang HT.
Kedua, kata dia, pemerintah harus tegas dalam menegakkan hukum. Para koruptor harus diberi sanksi yang sesuai baik itu sanksi kurungan badan dan denda.
“Selama ini para koruptor dihukum dengan denda yang lebih kecil dari jumlah uang yang dikorupsi. Harusnyanya, selain kurungan badan, denda uang juga harus lebih besar dari yang dikorupsi seperti di Amerika,” jelasnya.
“Namun, dari semua itu dibutuhkan pemimpin yang bersih dan juga tegas, maka persoalan korupsi yang terjadi di bawah dapat diselesaikan,” tutup HT.Seperti yang di langsir okezone (put)
