Wanita Karier Risiko Tinggi Disfungsi Seksual
![]() |
| (wanita karier,Foto:Google) |
Menurut ginekolog dan konsultan seks, Dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, disfungsi seksual yang dialami oleh wanita disebabkan lebih banyak karena faktor kejiwaan atau psikis, bukan karena faktor fisik.
“Kalau disfungsi seksual pada wanita, saya menemukan 70 persen berkaitan dengan faktor-faktor psikis atau kejiwaan. Kemudian sebanyak 30-35 persen karena faktor hormon atau menopause,” ujar Dr. Boyke kepada Okezone di Klinik Pasutri, Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Dia menjelaskan, disfungsi seksual akibat dari faktor fisik, seperti memiliki penyakit hiperkolesterol atau diabetes itu lebih sedikit. Dr. Boyke menegaskan bila disfungsi seksual pada wanita lebih karena faktor kejiwaan.
Faktor psikis atau kejiwaan yang dimaksud, di antaranya stres akibat pekerjaan, depresi, atau kelelahan. Oleh sebab itu, Dr Boyke juga mengatakan bila wanita karier lebih berisiko tinggi mengalami disfungsi seksual, selain dari faktor hormonal seperti menopause.
“Ya, tentu saja wanita karier lebih berisiko tinggi mengalami disfungsi seksual karena stres, capek, dan sebagainya,” tutupnya.Seperti yang di langsir okezone(tty)
