Mahasiswa Unismuh Makassar Tewas Tertembak Polisi
![]() |
| (Foto:Budhi) |
Ditengah perjalanan, tiba-tiba saja Aksa ditembak polisi. Sangkaan polisi, dia bersama temannya ingin menjambret.’’Kami tidak percaya Aksa melakukan penjambretan. Karena, secara ekonomi, Aksa bukanlah dari keluarga yang tidak mampu,’’kata Sulaiman, dengan mata berkaca-kaca menjelaskan kepada sejumlah wartawan di depan ruang Indentifikasi Bid Dokkes Polda Sulawesi Selatan .
‘’Saya tahu dari BBM pukul 09.31 Wita, katanya Aksa tertembak. Bersama keluarga saya langsung ke sini,’’lanjut Sulaiman. Siapa yang mengirim BBM tersebut, Sulaiman sendiri tidak tahu.
Sempat terjadi keributan antara keluarga korban dengan pihak kepolisan yang berjaga di depan kamar mayat. Sejumlah kerabat korban, marah karena tidak boleh masuk untuk melihat mayat Aksa.Namun, pihak kepolisian yang berjaga tetap bersikukuh, hanya kakak perempuan Aksa saja yang boleh masuk.
Sebelum masuk, kakak Aksa tampak menjerit histeris mengetahui adiknya telah terbujur kaku. Ketegangan mereda setelah pihak polisi menjelaskan kepada keluarga korban. Jeritan histeris terdengar keras dari luar kamar mayat, saat kakak Aksa melihat adiknya tidak bernyawa.
Tertembaknya Aksa, sampai berita ini dirilis masih simpang siur. Pihak kepolisian belum bisa memberi keterangan. Pihak Keluarga korban dalam hal ini akan menuntut pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan oknum polisi yang telah menewaskan Aksa.’’Kami akan menuntut polisi yang telah menembak adik kami,’’tegas Sulaiman yang amini rekan dan keluarganya.(DHI)
