HBA Canen Capai Di Jangkat
The Jambi Times – Merangin - Setelah melakukan Penebaran Pupuk di Lokasi Penangkaran Benih Padi Organik di Jangkat, Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) dan Bupati Merangin, Al Haris memanen cabai, masih di desa dan kecamatan yang sama, yakni Desa Muara Madras Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin, Rabu siang (21/8).
Turut mendampingi Gubernur Jambi dan Bupati Merangin dalam panen cabai ini, istri Gubernur Jambi, Hj.Yusniana HBA; istri Bupati Merangin, Esnidar Al Haris; Sekda Provinsi Jambi, Ir.H.Syahrasaddin, M.Si beserta istri, Hj.Dewi Syharasaddin; beberapa orang kepala SKPD atau yang mewakili lingkup Pemerintah Provinsi Jambi; pejabat terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin; serta petani cabai dari lahan yang dipanen. Selain itu, Bupati Bungo, H. Sudirman Zaini juga turut hadir.
Usai melakukan panen cabai, gubernur mengadakan dialog singkat dengan petani cabai. Dalam arahan singkatnya, gubernur mengaku sangat senang melihat cabai yang bagus tersebut.
Gubernur mengungkapkan, cabai sangat vital dalam kehidupan masyarakat dan juga sangat mempengaruhi inflasi yang selanjutnya bisa mempengaruhi perekonomian, dan Provinsi Jambi pernah mengalami inflasi yang tinggi dengan cabai sebagai penyebab utama.
Oleh karena itu, gubernur berharap para petani tersebut terus mengelola pertanian cabai dengan baik.
Gubernur mengingatkan para petani cabai agar hasil dari panen cabai tersebut digunakan sebijaksana mungkin. “Utamakan pendidikan anak, jangan berpoya-poya, usahakan menabung, termasuk untuk hari tua nanti,” ujar gubernur.
“Pemerintah berterimakasih kepada petani. Tugas pemerintah adalah menyiapkan fasilitas umum. Untuk itulah Pemerintah Provinsi Jambi membangun jalan Jangkat. Jalan sudah bagus, para petani akan mudah memasarkan hasil pertaniannya” sebut gubernur.
Gubernur menyatakan, akan mengupayakan permintaan dari petani, yaitu satu unit traktor tangan dan mesin semprot Robin.
Pada kesempatan tersebut, gubernur dan Bupati Merangin memberikan bantuan berupa dua unit semprot (semprot punggung atau dukung) kepada kelompok tani cabai tersebut.
Sebelumnya, salah seorang petani cabai menjelaskan, lahan cabai dengan luas 0,5 Ha yang mereka kelola (tiga orang), memerlukan modal Rp18 juta. Cabai bisa dipanen sampai 13 kali, dengan hasil kurang lebih 5 ton 300 Kg, dalam waktu sampai 6 bulan (dari tanam sampai 13 kali panen).(dhi/h)
