News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Harap Gubernur Jambi : Bupati Merangin Al Haris,Jangkat Jadi Lumbung Pangan Jambi

Harap Gubernur Jambi : Bupati Merangin Al Haris,Jangkat Jadi Lumbung Pangan Jambi


(Foto:HBA-Al Haris)
The Jambi Times – Merangin -  Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) berharap agar Kecamatan Jangkat dan sekitarnya menjadi lumbung pangan Provinsi Jambi. Harapan tersebut dikemukakan oleh gubernur dalam Penebaran Pupuk di Lokasi Penangkaran Benih Padi Organik, bertempat di areal persawahan di Desa Muara Madras Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin, Rabu pagi (21/8).

            Gubernur menyatakan, alam Jangkat yang sangat subur dan akses jalan yang sudah bagus sangat mendukung bagi Jangkat untuk menjadi lumbung pangan Provinsi Jambi.

            Gubernur mengungkapkan, dulu, permasalahan utama di Jangkat adalah jalan yang rusak, namun sekarang jalan Bangko – Jangkat sudah bagus dengan adanya program pembangunan jalan Simpang Pulau Rengas – Jangkat dari Pemerintah Provinsi Jambi.

            Setelah jalan bagus, maka pemasaran hasil-hasil pertanian di Jangkat lebih lancar. “Kalau dulu waktu tempuh Jangkat – Bangko bisa sampai 8 jam atau bahkan lebih, maka sekarang bisa balik hari dari Jangkat ke Bangko,” ujar gubernur.

            Gubernur mengatakan, pemerintah selalu berusaha membantu untuk membangun sektor pertanian, termasuk di Jangkat, baik bantuan yang berasal dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten.
            Gubernur menghimbau masyarakat Jangkat untuk bekerja keras mengembangkan potensi Jangkat, khususnya potensi pertanian. Gubernur meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru ke kota kalau di kota tidak memiliki pekerjaan yang jelas karena potensi pertanian Jangkat sangat menjanjikan.
            “Saya bermimpi, Jangkat mengeluarkan beras beribu-ribu ton, sehingga Jangkat akan mensuplai beras di Jambi,” ungkap gubernur.

            Gubernur sangat menghargai pekerjaan yang dilakukan oleh para petani. “Pekerjaan yang dilakukan oleh para petani adalah pekerjaan yang mulia,” sebut gubernur.

            Selanjutnya, gubernur menegaskan supaya seluruh masyarakat memelihara alam dengan baik. “Kalau alam Jangkat yang begitu indah dan begitu nikmat ini rusak, maka pertanian Jangkat akan terganggu, akibatnya mata pencaharian masyarakat akan bermasalah besar. Oleh karena itu, jaga alam ini,” tegas gubernur.

            Gubernur menekankan agar PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) jangan dilakukan karena sangat merusak alam yang selanjutnya merusak pertanian khususnya sawah masyarakat. Gubernur menghimbau masyarakat untuk sama-sama memberantas PETI. Bahkan, gubernur sampai beberapa kali mengatakan dirinya mencela dan mengutuk PETI yang hanya menguntungkan segelintir orang namun sangat menrugikan masyarakat luas. “Saya mencela dan mengutuk PETI,” tegas gubernur.
            Selain itu, gubernur berpesan agar masyarakat juga menghindari narkoba dan serta berharap agar adat berfungsi dengan baik.
            Kepada para wartawan yang mewawancarainya, gubernur menyatakan, dia memiliki harapan besar terhadap pertanian Jangkat dan sekitarnya dan berharap potensi lumbung pangan Provinsi Jambi berada di Jangkat dan sekitarnya termasuk juga daerah Kerinci, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.
            Bupati Merangin, Al Haris, dalam sambutannya meyampaikan, dari 540 Ha cetak sawah baru di Kabupaten Merangin pada tahun 2013, 160 Ha dialokasikan di Jangkat.
            Bupati Merangin periode 2013-2018 ini mengatakan, target cetak sawah baru di Kabupaten Merangin tahun 2018 minimal 3.000 Ha. “Kabupaten Merangin memiliki potensi 15.000 Ha dan 10.000 Ha potensi baku untuk cetak sawah baru,” sebut Al Haris.
            Senada dengan harapan gubernur, Al Haris juga mengaharapkan agar Merangin menjadi lumbung pangan Provinsi Jambi.

            Al Haris mengungkapkan, 100 Ha sawah rusak di Perentak dan Sungai Manau karena PETI. Dengan demikian, cetak sawah baru akan lebih tepat di Muara Siau dan di Jangkat dengan dasar sawahnya masih utuh, sawahnya produktif terus, dan tidak adanya kegiatan pertambangan.

            Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi, Amrin Aziz, dalam laporannya menyampaikan, bantuan untuk sektor pertanian Kabupaten Merangin untuk tahun 2013, dari dana yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Jambi senilai Rp17 miliar, yang terdiri dari 10 unit traktor tangan, unit pengolahan pupuk organik, semprot mesin, semprot tangan, cetak sawah baru 540 Ha dengan nilai Rp5,4 miliar (nilai per Ha Rp10 juta), benih kentang, benih padi, benih kedelai, dan sekolah pengolahan pangan terpadu.

    Amrin Aziz berharap agar bantuan tersebut bisa lebih mengembangkan pertanian di Kabupaten Merangin.
            Gubernur dan Bupati Merangin memberikan bantuan-bantuan tersebut secara simbolis kepada para kelompok tani di Kecamatan Jangkat dan kecamatan lainnya di Kabupaten Merangin.

            Usai penyampaian sambutan-sambutan, gubernur dan istri, Hj.Yusniana HBA; Bupati Merangin dan istri, Esnidar Al Haris; Sekda Provinsi Jambi, Ir.H.Syahrasaddin,M.Si dan istri, Hj.Dewi Syahrasaddin didampingi oleh Asisten II Sekda Provinsi Jambi, Ir.H.Haviz Husaini, serta Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi, Amrin Aziz melakukan tabur dan tebar pupuk di sawah penangkaran benih padi organic.

Turut hadir dalam acara trsebut, Bupati Bungo, H.Sudirman Zaini, beberapa orang kepala SKPD atau yang mewakili dari Pemerintah Provinsi Jambi, para pejabat terkait dari Pemerintah Kabupaten Merangin, para perwakilan dari kelompok tani, para guru dan siswa siswi Sekolah Menengah (Kejuruan) Agro Jangkat, serta para undangan lainnya.(dhi/h).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.