Warga Pelangki Nilai Aspan Tukang Janji
The Jambi Times - Bangko - Warga desa Pelangki kecewa dengan kondisi jalan aspal dikerja pada bulan desember tahun 2014 lalu.
Kecewaan warga karena aspan belum juga menangapi permintaan, perbaikan jalan kembali.
Padahal jalan tersebut masih tanggungjawab Kabid Bina Marga Aspan selaku pemengang kendali pekerjaan Rp 200 juta tersebut.
"Jangan aspan ini nak janji nak nipu, saya selaku warga setempat tidak suka ini, saya sudah juga ketemu dengan aspan, untuk perbaikan jalan ke dusun kami, tapi apa janji janji. Itu saja dikatanya akan diperbaiki, sampai kapan, " tegas.
Jalan tersebut diprotes warga setempat adalah, jalan di desa Pelangki penghubung desa Lubuk Gaung kecamatan Batang Mesumai, tidak sesuai pekerjaan, kondisi jalan dilewati masyarakat.
"Dana itu sumber dari ABT, di anggarkan dana 200 juta, yang kecewanya kita mengapa Pak Aspan itu tidak bisa mendengar derita masyarakat, jangan suka duduk manis di kursi tolong donk di cek, " ungkap Ramaini Warga setempat Rabu (24/6).
Saat ditanya, berapa panjangnya Ramaini menjelaskan, jika panjang jalan diperkiraan 200 meter.
"Ini belum sampai satu tahun jalan sudah hancur, warga kami kurang menerima pekerjaan tersebut, " katanya.
Tak itu saja, Aspan pun harusnya bertanggungjawab, ketidak suksesnya pekerjaan jalan aspal jalan ke desa kami.
"Itukan masih ada masa pemeliraan, waktu itu saya ketemu aspan kabid bina marga iya iya saja, tapi kenyataan ini jalan semakin lama semakin hancur, " tandasnya.
Sementara Aspan, dikonfirmasi masih, dikatakannya aspal goreng sudah habis, jadi sekarang tidak bisa diperbaiki.
"Aspal habis, sekarang aspan habis, " katannya. (lik)
