News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Palsukan Hasil SWAB, Tiga Pelaku Dibekuk Petugas

Palsukan Hasil SWAB, Tiga Pelaku Dibekuk Petugas



The Jambi Times, JAKARTA |Hasil SWAB atau PCR yang bisa dipalsukan saat ini menjadi lahan bisnis bagi mereka yang nekat. Pemalsuan hasil itu digunakan untuk masyarakat yang mau berpergian jarak jauh menggunakan Pesawat Terbang.

Sindikat pemalsu kasus ini terbongkar usai viral setelah diunggah salah satu influencer Tirta Mandira Hudhi alias Dokter Tirta. Subdit IV Tipid Ditreskrimsus Polda Metro Jaya  yang bergerak cepat berhasil menangkap MHA (21), EAD (22) dan MAIS (21) pelaku pemalsuan hasil SWAB atau PCR. 

"MHA ditangkap di Bandung, MAIS ditangkap di Jakarta, sedangkan EAD ditangkap di Bali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (7/1).

Mantan Kabid Humas Polda Jabar ini mengatakan, mereka mengunggah promosi pembuatan keterangan hasil SWAB atau PCR, tanpa harus melakukan pemeriksaan dengan tarif Rp 650 ribu.

“Di akun mereka tulis ‘yang mau PCR cuma butuh KTP ga usah SWAB benaran. 1 jam jadi, bisa dipake di seluruh Indonesia ga cuma di Bali. Dan tanggalnya bisa dipilih H-1/H-2, 100 persen lolos testimoni 30+’),” terang Yusri.

Menurut Yusri, di akun instagram MHA @handsday juga mengunggah pengiriman file PDF hasil pemeriksaan SWAB atau PCR yang menampilkan 3 file, menggunakan logo dari Bumame Farmasi.

“Kemudian tersangka EAD mendapat file PDF surat keterangan pemeriksaan SWAB atau PCR yang telah dipalsukan dari tersangka MAIS. Tersangka MAIS menawarkan ‘Wah Jualan PCR Seru Nih’, yang ditanggapi tersangka EAD,” kata Yusri.

Lanjut Yusri, tersangka MAIS melakukan perubahan surat keterangan SWAB atau PCR Bumame Farmasi, pada 23 Desember 2020 untuk digunakan dalam penerbangan ke Pulau Bali.

Para tersangka dikenakan pasal 32 jo pasal 48 Undang-undang Nomor 19 tahu 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau pasal 263 KUHP. 
loading...

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.