Virus Corona, Warga Bekasi Akhirnya Meninggal
Korban yang merupakan pegawai salah satu Badan Usaha Milik Nasional (BUMN) diduga terpapar penyakit mematikan itu sepulang dari Malaysia.
Herman menjelaskan, D sempat ke Malaysia 14 sampai 17 Februari. Dan, pada 20 Februari yang bersangkutan merasakan sakit demam dan batuk-batuk.
Kemudian D sempat mendapatkan perawatan di RS Mitra Keluarga Bekasi pada tanggal 22-26 Februari. "Tapi yang bersangkutan memilih pulang meski belum sembuh 100 persen," kata Herman.
Kemudian, korban berkunjung ke rumah sanak keluarganya di Kecamatan Ciranjang, Cianjur. Rencananya, kedatangannya itu sekaligus ingin berobat alternatif.
Sayangnya, pada Minggu 1 Maret 2020, kondisi yang bersangkutan ternyata makin menurun. Dia merasakan sesak napas.
Pada Senin malam, hingga Selasa dini hari, kondisinya semakin parah. Dan, pada pukul 04.00 WIB dinyatakan meninggal dunia.
vivanews
