Bupati Resmikan SMK 10 Merangin
The Jambi Times - Merangin - Bupati Merangin Al
Haris Rabu (24/2) meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 10
Merangin berlokasi di Desa Rejosari Kecamatan Pamenang.
Dan hadiri Ketua Komisi II DPRD Merangin Subhan, Pimpinan Cabang Bank Sembilan Jambi Agus Salim, Sekretaris Diknas Merangin M Zubir, Camat Pamenang Abdul Gani, Kapolsek Pamenang AKP Joni, tokoh masyarakat H Syamsuri.
Selain itu juga hadir para kepala sekolah se-Kecamatan Pamenang, para guru dan ratusan pelajar SMK Negeri 10 Merangin.
‘’Berdirinya SMK Negeri 10 Merangin ini murni aspirasi masyarakat Pemenang,’’ujar Bupati.
Diceritakan bupati, sekitar tiga tahun lalu datang rombongan tokoh masyarakat Pamenang kepadanya. Waktu itu Al Haris masih menjabat sebagai Kepala Biro Umum Pemprov Jambi, untuk menjembatani keinginan masyarakat Pemenang memiliki SMK ke Gubernur HBA.
Keinginan masyarak Pemenang itu langsung mendapat respon dan langsung dilakukan pembangunan SMK secara bertahap. Begitu Al Haris menjadi Bupati Merangin pembangunan SMK Pamenang itu terus dilanjutkan.
‘’Alhamdulillah sekarang telah memiliki 11 ruang belajar dengan kondisi gedung permanen lengkap dengan mobilernya. Berbagai sarana sekolah lainnya seperti lapangan baskes, volly dan fasilitas lain juga akan kita lengkapi,’’terang Bupati.
Bupati juga minta kepada Diknas Merangin untuk membangun Mushola di lingkungan sekolah. Mushola itu selain berfungsi untuk Shalat Zuhur, juga tempat pelajar keagamaan, karena anak-anak ada yang sekolah sampai sere sehingga tidak sempat lagi madrasah.
Pendidikan lanut bupati, merupakan faktor yang sangat penting dalam menciptakan generasi penerus pembangunan yang berkemampuan sebagai dinamisator, mitivator dan inovator terhadap pelaksanaan pembangunan.
Proses pembelajaran di sekolah merupakan media interaksi antara siswa dan para guru dalam transformasi ilmu pengetahuan dan pembantukan kareakter, untuk itu dibutuhkan sarana pembelajaran pendidikan yang memadai.
Sarana itu baik berupa alat pembelajara, maupun gedung sekolah yang layak, sehingga akan terciptanya kenyamanan dan keamanan para siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar.
Bupati berpesan kepada pengelola SMK Negeri 10 Merangin dan seluruh komunitas pendidikan untuk memelihara dan menggunakan gedung sekolah tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu mencetak generasi muda yang handal.(Lik)
Dan hadiri Ketua Komisi II DPRD Merangin Subhan, Pimpinan Cabang Bank Sembilan Jambi Agus Salim, Sekretaris Diknas Merangin M Zubir, Camat Pamenang Abdul Gani, Kapolsek Pamenang AKP Joni, tokoh masyarakat H Syamsuri.
Selain itu juga hadir para kepala sekolah se-Kecamatan Pamenang, para guru dan ratusan pelajar SMK Negeri 10 Merangin.
‘’Berdirinya SMK Negeri 10 Merangin ini murni aspirasi masyarakat Pemenang,’’ujar Bupati.
Diceritakan bupati, sekitar tiga tahun lalu datang rombongan tokoh masyarakat Pamenang kepadanya. Waktu itu Al Haris masih menjabat sebagai Kepala Biro Umum Pemprov Jambi, untuk menjembatani keinginan masyarakat Pemenang memiliki SMK ke Gubernur HBA.
Keinginan masyarak Pemenang itu langsung mendapat respon dan langsung dilakukan pembangunan SMK secara bertahap. Begitu Al Haris menjadi Bupati Merangin pembangunan SMK Pamenang itu terus dilanjutkan.
‘’Alhamdulillah sekarang telah memiliki 11 ruang belajar dengan kondisi gedung permanen lengkap dengan mobilernya. Berbagai sarana sekolah lainnya seperti lapangan baskes, volly dan fasilitas lain juga akan kita lengkapi,’’terang Bupati.
Bupati juga minta kepada Diknas Merangin untuk membangun Mushola di lingkungan sekolah. Mushola itu selain berfungsi untuk Shalat Zuhur, juga tempat pelajar keagamaan, karena anak-anak ada yang sekolah sampai sere sehingga tidak sempat lagi madrasah.
Pendidikan lanut bupati, merupakan faktor yang sangat penting dalam menciptakan generasi penerus pembangunan yang berkemampuan sebagai dinamisator, mitivator dan inovator terhadap pelaksanaan pembangunan.
Proses pembelajaran di sekolah merupakan media interaksi antara siswa dan para guru dalam transformasi ilmu pengetahuan dan pembantukan kareakter, untuk itu dibutuhkan sarana pembelajaran pendidikan yang memadai.
Sarana itu baik berupa alat pembelajara, maupun gedung sekolah yang layak, sehingga akan terciptanya kenyamanan dan keamanan para siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar.
Bupati berpesan kepada pengelola SMK Negeri 10 Merangin dan seluruh komunitas pendidikan untuk memelihara dan menggunakan gedung sekolah tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu mencetak generasi muda yang handal.(Lik)
