Akibat Tes Satpol - PP di Ulang,Merangin Kembali Bergejolak
The Jambi Times -Bangko - Tes penerimaan ulang tenaga kontrak Polisi Satuan Pamong Praja
(Satpol-PP), sebelum pernah bermasalah, kini pun kembali bermasalah.
Senen sekitar pukul 07.00 puluhan calon Polpp kembali mengecek di pos kantor bupati nama mereka. Aneh waktu pengecekan berapa peserta tes tampak kecewa setelah melihat seleksi pada tahap pertama.
Senen sekitar pukul 07.00 puluhan calon Polpp kembali mengecek di pos kantor bupati nama mereka. Aneh waktu pengecekan berapa peserta tes tampak kecewa setelah melihat seleksi pada tahap pertama.
setelah melihat hasil pengumuman seleksi tahap kedua nama mereka tidak ada yang lulus. Tapi berapa peserta sudah memberikan sejumlah uang pelicin kepada oknum pejabat untuk kelulusan.
Merasa tidak terima, puluhan calon akhirnya memaksa memasuki ruang Bupati Merangin, guna mempertanyakan kenapa nama mereka tidak tertera di hasil tes tersebut, di keluarkan Satpol-PP, Senen (3/8).
Tidak bertemu Bupati ruangannya, sejumlah calon Satpol-PP menyusul ke Rumah Dinas (Rumdis) Bupati. Mereka bersikeras ingin bertemu Bupati untuk mempertayakan nasibnya pada seleksi ke dua ini.
Seperti akaui, satu calon tidak ingin ditulis namanya, mengapa pada seleksi kedua nama dirinya dan rekan-rekannya gak ada, sementara mereka sudah dijamin oleh pejabat yang di kasih uang pelicin untuk seleksi tahap dua ini.
"Mulai tes pertama kami sudah menyetor uang dalam seleksi Satpol-PP ini. Duit telah kami berikan berpariasi ada 15 juta, 20 juta, bahkan ado 30 juta ke pejabat supaya meluluskan saya, " kesalnya.
Selain itu niat berapa peserta bersama rekan-rekannya ingin menghadap Bupati, untuk mempertanyakan seperti apa jalan keluar bagi calon tidak ada terdaftar pada seleksi yang kedua ini.
"Niat kami bertemu Bupati hanya untuk mencari jalan keluar yang menimpa kami saat ini. Kalau tidak ada jalan keluar, kami meminta pejabat yang mejamin kelulusan kami mengembalikan uang kami setor," pintanya.
Selain peserta juga ingin mendatangi ke Bupati bagaimana duit mereka bisa dikembalikan. Ditambah lagi ada peserta ikut seleksi tahap dua, tak sama sekali mengikuti tes, tapi tetap lulus.
"Selain mencari jalan keluar untuk kami, rekan-rekan juga ingin menyampaikan bahwa di temukan calon yang tak mengikuti tes, namun dia lulus murni," katanya.
Sementara Bupati Merangin, saat dijumpai berapa peserta tes, langsung menanggapi sejumlah calon memuinya bahwa keputusan tersebut sudah merupakan keputusan final. Jika ada peserta yang merasa tidak puas dengan hasil seleksi ini, dia mempersilakan untuk mangajukan keberatan secara tertulis.
"Kalau memang ada yang merasa keberatan, silakan sampaikan pernyataan secara tertulis," terang Haris kepada peserta. (lik)
