News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Belasan Kades Di Bangko Marah- Marah

Belasan Kades Di Bangko Marah- Marah


The Jambi Times - Bangko - Sejumlah Kepala desa (Kades) yang di kabupaten Merangin, pada kesal lantaran Anggran Alokasi Dana Desa(ADD), sampai saat ini tak kunjung cair, sementara persyaratan pencairan sudah di penuhi.

Kekesalan tersebut diungkapkan beberapa orang kades, salah satunya kades asal Kecamatan Nalo Tantan, yang meminta identitasnya disembunyikan,  mengakui karena sejauh ini dia hanya dijanjikan segera mencairkan dana ADD nya setelah semua persyaratan dilengkapi.

“Kita sudah memenuhi semua persyaratan untuk mencairkan ADD. Tapi sampai sekarang belum bisa dilakukan,” ungkapnya.

Dikatakaannya, apa lagi saat ini sudah memasuki bulan kedelapan tahun 2015. Sehingga, jika ADD tidak dapat dicairkan secepatnya, tentu akan menghambat pembangunan yang akan dilakukan ditingkat desa.

“Kalau sampai sekarang belum juga bisa dicairkan, kapan waktu untuk kita melakukan pembangunan,” sesalnya.

Hal senada juga di ungkapkan kades asal kecamatan Jangkat. Mereka meminta kejelasan kepada dinas terkait. Apa yang menyebabkan sehingga dana untuk desa tersebut belum juga bisa dicairkan.
“Kata pihak BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) kalau persyaratan sudah dipenuhi bisa dicairkan. Tapi kenapa kita yang telah memenuhi persyaratan belum juga bisa mencairkan,” ungkap sumber tersebut.

Menanggapi hal ini Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Marzuki Yahya dikonfirmasi mengatakan, dari 205 desa/kelurahan di Kabupaten Merangin saat ini ada 52 desa yang telah mencairkan ADD.

"Sudah ada desa yang sudah pencairan. Sementara beberapa desa lainnya persyaratannya masih di kantor BPKAD Merangin untuk proses pencairannya,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihak desa yang telah menyerahkan persyaratan, tapi belum bisa mencairkan ADD, itu mereka yang masuk pada gelombang kedua yang jumlahnya 77 desa. Dan saat ini sebutnya, persyaratan pencairannya sedang diproses di BPKAD.

“Mungkin itu mereka yang masuk gelombang kedua berjumlah 77 desa. 77 desa tersebut belum bisa melakukan pencairan karena ada 10 desa yang belum menyerahkan APB-Des sampai sekarang,” jelasnya.

Sebelum 10 desa tersebut menyerahkan persyaratan berupa APB-Des, maka pencairan untuk 77 desa itu belum bisa dilakukan. Untuk itu dia meminta, bagi desa yang persyaratannya masih kurang segera menyerahkan persyaratan yang diminta tersebut.

“Ya kita menunggu itu. Kalau mereka cepat menyerahkannya, maka cepat pula mereka bisa mencairkan ADD tersebut,” tambahnya.(lik)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.