Mengantuk, Mobil Masuk Jurang
The Jambi Times - Bangko - Sungguh
naas nasib yang dialami oleh salah satu pengendara roda empat, mobil
Toyota Jenis Avanza dengan Nomor Polisi (Nopol) BH 1567 PL, bernama
Candra (20) Warga Lingkungan Pematang Permai, Desa Sungai Ulak, bersama
rekannya Trendi Oki (22) warga Perumnas Desa Sungai Mentawak, Kecamatan
Nalo Tantan. Diduga Mengantuk saat tengah mengemudi sekitar Pukul 01.00
Wib, mobil yang dikendarai tersebut masuh kejurang hingga kedalaman 50
Meter, Kamis(4/6) .
Kronolgis kejadian ini bermula saat mobil yang dikendarai Candra yang melaju dari arah kota Bangko menuju kearah Muaro Bungo, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera Kilo Meter (KM) 07, saat tengah asyik mengendra tiba-tiba mobil oleng kekanan pinggiran jalan hingga masuk kedalaman jurang.
Akibatnya Supir alias pengendara Candra (Supir) langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkena benturan keras, Sementara rekannya Trendi Oki beruntung masih bisa selamat dari kejadian itu. Namun dia mengalami kondisi luka cukup serius, patah tulang kaki kanan dan luka robek pada bagian keningnya.
Beruntung kejadian laka tunggal tersebut cepat diketahui oleh pihak kepolisian lantas Merangin. Sehingga korban bisa dengan cepat di evakuasi, dan Trendi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kol. Abunjani Bangko, sementara Jasad Candra langsung dibawa kelurganya dikediamannya, yang saat itu dihubungi pihak kepolisian.
Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga SIK dikonfirmasi The Jambi Times, Kamis (4/6), membenarkan tersebut. Dikatakannya bahwa telah terjadi kecalakaan tunggal mobil Toyota Avanza dijalan lintas sumatera KM 7 yang telah memakan korban, satu tewas dan satunya mengalami luka serius sekitar pukul 01.00 Wib, Kamis (4/6) yang diduga akibat sang supir mengantuk.
“Ya benar, telah terjadi laka lantas hari ini (Kemarin.red), dimana mobil pendera oleh dan masuk kejurang. Diduga akibat supir mengantuk,”ungkap Munggaran.
“Awalnya pihak kita mendapat laporan telah terjadi laka lantas, mendapat informasi itu kita langsung menluncur ke TKP, Sesampainya di TKP, kita menemukan satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza tengah terjatuh didalam jurang dikedalaman sekitar 50 meter. Sementara sang supir ditemukan telah tewas di TKP dan rekannya mengalami patah tulang dan luka serus,”teranya.
Selannjutnya pihak kepolisian yang melihat kondisi langsung melakukan evakuasi korban, dan langsung melarikan korban yang selamat kerumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara untuk jenazah sang supir langsung dihubungi pihak keluarganya.
“Kita telah melakukan olah TKP, dan telah mengevakuasi korban, saat ini korban yang selamat tengah mendapat perawatan dirumah sakit, sementara jenazah sang supir telah di semayamkan oleh keluarganya,”pungkasnya.
Terakhir, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang notabenenya adalah pengendara lalu lintas untuk dapat waspada dan berhati-hati saat mengenderai kendaraanya. (lik)
Kronolgis kejadian ini bermula saat mobil yang dikendarai Candra yang melaju dari arah kota Bangko menuju kearah Muaro Bungo, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera Kilo Meter (KM) 07, saat tengah asyik mengendra tiba-tiba mobil oleng kekanan pinggiran jalan hingga masuk kedalaman jurang.
Akibatnya Supir alias pengendara Candra (Supir) langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkena benturan keras, Sementara rekannya Trendi Oki beruntung masih bisa selamat dari kejadian itu. Namun dia mengalami kondisi luka cukup serius, patah tulang kaki kanan dan luka robek pada bagian keningnya.
Beruntung kejadian laka tunggal tersebut cepat diketahui oleh pihak kepolisian lantas Merangin. Sehingga korban bisa dengan cepat di evakuasi, dan Trendi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kol. Abunjani Bangko, sementara Jasad Candra langsung dibawa kelurganya dikediamannya, yang saat itu dihubungi pihak kepolisian.
Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga SIK dikonfirmasi The Jambi Times, Kamis (4/6), membenarkan tersebut. Dikatakannya bahwa telah terjadi kecalakaan tunggal mobil Toyota Avanza dijalan lintas sumatera KM 7 yang telah memakan korban, satu tewas dan satunya mengalami luka serius sekitar pukul 01.00 Wib, Kamis (4/6) yang diduga akibat sang supir mengantuk.
“Ya benar, telah terjadi laka lantas hari ini (Kemarin.red), dimana mobil pendera oleh dan masuk kejurang. Diduga akibat supir mengantuk,”ungkap Munggaran.
“Awalnya pihak kita mendapat laporan telah terjadi laka lantas, mendapat informasi itu kita langsung menluncur ke TKP, Sesampainya di TKP, kita menemukan satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza tengah terjatuh didalam jurang dikedalaman sekitar 50 meter. Sementara sang supir ditemukan telah tewas di TKP dan rekannya mengalami patah tulang dan luka serus,”teranya.
Selannjutnya pihak kepolisian yang melihat kondisi langsung melakukan evakuasi korban, dan langsung melarikan korban yang selamat kerumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara untuk jenazah sang supir langsung dihubungi pihak keluarganya.
“Kita telah melakukan olah TKP, dan telah mengevakuasi korban, saat ini korban yang selamat tengah mendapat perawatan dirumah sakit, sementara jenazah sang supir telah di semayamkan oleh keluarganya,”pungkasnya.
Terakhir, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang notabenenya adalah pengendara lalu lintas untuk dapat waspada dan berhati-hati saat mengenderai kendaraanya. (lik)
