Wabup Kukuhkan Hutan Adat Datuk Marajolelo
The Jambi Times - Bangko - Wakil Bupati
Merangin Khafid Moein didampingi Sekda Merangin Sibawaihi Rabu(19/5) mengukuhkan Hutan Adat Datuk Marajalelo Serumpung Pusako. Hutan
adat itu berada di Desa Pulau Terbakar dan Tajung Beringin Kecamatan
Tebir Barat.
Acara pengukuhan dihadiri Kepala Dinas Kehutanan
Merangin Arwan, para camat dan tokoh masyarakat setempat. ‘’Saat ini
Kabupaten Merangin paling banyak memiliki hutan adat, yaitu sebanyak 15
lokasi,’’ujar Wabup.
Diakui Wabup sangat berat menjaga Hutan Adat
Datuk Marajalelo yang luasnya mencapai 37 hektar, namun dengan hukum
adat dan tekad serta semangat warga hutan itu akan tetap dapat
dipertahankan.
Untuk memperkuat peraturan adat pada cara itu juga
dikukuhkan enam orang datuk. Keenam datuk itu, Datuk Rajo Sempono yang
dijabat Ismail, Datuk Penghulu Narajolelo yang dipercayakan kepada
Hasan, Datuk Gembalo Sutan yang dijabat Ruslan.
Selain itu Datuk
Soghi yang dijabat Saparudin, Datuk Mudo dipegang M Jali dan Datuk Nan
Adil yang dijabat oleh Bahtiar. Keenam datuk itu berwenang menjaga adat
istiadat Desa Pulau Terbakar dan Desa Tanjung Beringin.
Guna
melestarikan keberadaan hutan di Kabupaten Merangin, Wabup telah
mengusulkan perubahan status hutan produksi bisa dikelola oleh
masyarakat. Wabup juga minta desa-desa lain di Merangin membentuk hutan
adat yang sama.
Pada kesempatan itu juga dilakukan syukuran doa turun
ke sawah. Sudah menjadi tradisi warga dua desa itu setiap tahunnya
sebelum turun ke sawah menanam padi secara serentak menggelar syukuran
dan doa bersama dengan momotong kerbau. (lil)
