Gubernur Undang Presiden Buka MQK Tingkat Nasional di Jambi
The Jambi Times - Jamb i- Gubernur Jambi,Hasan Basri Agus menyatakan bahwa pemerintah Provinsi Jambi akan
mengundang Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono untuk membuka
pelaksanaan Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Tingkat Nasional ke-V Tahun 2014, di Ma’had Aly Ponpes As’ad. Pernyataan ini disampaikan
Gubernur saat memimpin rapat koordinasi dengan pihak/instansi terkait, Kamis
(3/7), bertempat di ruang utama kantor Gubernur. Hadir pada kesempatan ini
Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar. Plt.Sekda Kailani dan
Sekda kota Jambi Daru Pratomo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbub Daryanto beserta dinas/instansi terkait.
Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Tingkat Nasional ke-V rencananya
akan dilaksanakan pada 3 September 2014 dan akan diikuti oleh 1870 peserta yang
berasal dari 34 Provinsi. Untuk pelaksanaan even ini Gubernur Jambi menegaskan
kepada para peserta rapat untuk mempersiapkan dengan baik semua sarana
prasarana yang mendukung kegiatan tersebut.
“Saya
beberapa hari yang lalu bertemu dengan Menteri Agama, dan berpikiran untuk
mengundang Presiden karena saya pikir MQK ini juga memiliki makna yang penting
dan acara ini akan dihadiri oleh ribuan santri dari seluruh ponpes di Indonesia
dan saya kira ini akan menjadi momen perpisahan beliau dengan para santri dan
ulama, karena baru lima kali dilaksanakan kita juga belum memiliki pengalaman
untuk itu harus dipersiapkan dengan baik. Biasanya kegiatan ini hanya dibuka
oleh Menteri Agama. Dan saya berharap ketika beliau bersedia kita juga akan
mengadakan perpisahan antara Presiden dan masyarakat di Jambi, sebagai ucapan
terima kasih kita”ungkap Gubernur.
Ditegaskan
Gubernur di dalam rapat bahwa kegiatannya akan dilaksanakan di kota seberang
ini juga sebagai bentuk upaya pemerintah dalam memajukan kota seberang sebagai
kota santri dan diharapkan kegiatan ini juga didukung oleh seluruh lapisan
masyarakat di kota seberang. “Saya berharap ketika pelaksanaan MQK ini seluruh
masyarakat disana turut menyukseskannya, misalnya seluruh penduduk diharapkan
dapat menggunakan kopiah dan busana muslim dan menunjukkan suasana Islami,
umbul-umbul dan kerapian serta kebersihan disana juga harus dipersiapkan dengan
baik”jelasnya.
Dilanjutkan
Gubernur bahwa di kota seberang saat ini yang perlu ditingkatkan adalah
keamanan, dan diharapkan bukan hanya pemerintah dan aparat yang bekerja tetapi
juga menggalakkan keamanan dari warga dan masyarakat setempat. “Di kota
seberang sekarang ini juga banyak anak-anak muda yang terjerumus narkoba, jadi
saya harapkan agar keamanan dijaga dan maksimalkan penduduk setempat, semuanya
ini dilakukan agar para tamu kita merasa nyaman dan aman”katanya. (Maria)
