Saihu Dukung Penundaan Relokasi Pasar Singkut
The Jambi Times - Sarolangun - Puluhan warga dari singkut yang tergabung dalam pedagang pasar singkut (PPS) kemarin (12/06) mendatangkan kantor Gedung Dewan Sarolangun guna untuk melakukan hearing terkait penggusuran pasar yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah sarolangun,dan dalam edaran tersebut para pedagang di minta untuk tanggal 20 juni segera mengosongkan lapak yang berada dilokasi pasar singkut.
Dengan surat edaran tersebut sejumlah pedagang pasar singkut menjadi resah,apalgi dengan adanya pemberitahuan yang di lakukan oleh himpunan pedagang pasar,yang telah mengumumkan di hadapan umum,sehingga kondisi tersebut membuat pedagang mendatangi gedung DPRD sarolangun,untuk mengadukan nasibnya.
Di hadapan Saihu ketua wakil ketua DPRD sarolangun para pedagang meminta agar relokasi di tunda hingga habis lebaran,sebab pedagang sudah banyak yangmengeluarkan modal untuk berjualan saat puasa.
‘’Saya minta agar relokasi bisa di tunda usai lebaran,sebab kami sudah mencari modal untuk berjualan saat puasa itu yang kami harapkan,untuk bisa menyambung hidup dan menyelokahkan anak kami”ungkap salah satu pedagang.
Mendengar permintaan tersebut Saihu kemudian memanggil sekda sarolangun Thabroni meminta agar pemkab tidak merelokasi pedagang dulu,dan berimakn kesempatan kepada merka untuk berjualan.
‘’Saya minta agar sekda sarolangun bisa memyampaikan hal ini ke Bupati agar mereka jangan di relokasi dulu,sebab mereka ini jika di ibaratakan berkebun panennya saat puasa,apalagi tender belum juga di lakukan”jelas Saihu.
Saihu juga menjamin bahwa pedagang usai lebaran mau di pindah,namun jika tidak maka dirinya orang pertama yang terdepan untuk melakukan relokasi.
‘’Saya jamin mereka bisa pindah ke lokasi sementara,dan jika mereka tidak mau pindah usai leberan maka saya yang paling depan untuk merelokasi mereka jika perlu alat berat saya yang mengusur mereka”tegasnya.
Sekda sarolangun kemudian berjanji untuk menyampaikan hal tersebut ke Bupati sarolangun untuk bisa menunda rekolasi usai lebaran.
‘’Kita akan sampaikan ke bupati sarolangun ,dan ini demi kemanusiaan ,namun yang jelas pembangunan pasar akan tetap di lakukan usai lebaran,dan saya setuju dengan apa yang di sampaikan oleh wakil ketuia DPRD sarolangun,dan saya minta agar pedagang tidak resah lagi dan jangan dengar omongan orang yang tidak bertnagung jawab’’tandas sekda.(yan)
