close
Iklan HUT Tanjab Timur ke 20 tahun 2019

Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Ini Profil Pengacara Wartawan dan Pengusaha Pers Untuk Hadapi Dewan Pers di MK

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
THE JAMBi TIMES - JAKARTA - Dua belas tahun, masih tergolong usia kanak-kanak. Di usia belia itu  pulah Alamsyah Hanafiah meninggalkan tanah kelahirannya di desa Lubuk Lancang kecamatan Suak Tapeh Banyuasin.

Ayahnya yang seorang penjual kain menginginkan Alamsyah melanjutkan sekolah ke Jakarta, selepas sekolah dasar,mengikuti jejak kakak tertuanya yang sudah kuliah kedokteran.

Meski sempat terjadi perbedaan pendapat antara ayah dan ibunya tentang masa depan anaknya. Alamsyah tetap memutuskan berangkat ke Jakarta.

“Maklum sayakan anak bungsu,ibu saya kasihan karena takut saya sengsara.
Padahal, saya senang sekali saat disuruh SMP di Jakarta. Apalagi saya pengen sekali melihat Rudi Hartono”.

Di ibukota, Alamsyah kecil tinggal bersama kakaknya di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Tamat SMP, dia melanjutkan sekolah ke SMA Negeri 21 di Pulomas, Jakarta Timur.

Selesai SMA,dia baru merasakan bagaimana getirnya hidup di kota metropolitan.
Maksud hati ingin melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi, terhadang kondisi orangtua yang tidak sanggup lagi membiayai kuliahnya. mau tidak mau, Alamsyah harus banting tulang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Karena tidak mampu melanjutkan keperguruan tinggi, dia memutuskan untuk bekerja sebagai penjaga gudang di perusahaan kontraktor. 

Setelah tiga tahun  bekerja, dia bisa mendaftar di Fakultas Hukum Universitas Krisna Dwipayana( Unkris).

Sejak di tingkat IV, anak wong Palembang ini sudah mulai berpraktik sebagai pengacara.
Waktu itu dia bergabung dengan Lembaga Bantuan Hukum (LSB) Unkris.

Selama menangani 19 perkara dari pengalamannya itu pula dia tidak merasa kesulitan ketika mengikuti ujian menjadi pengacara, setelah lulus sarjana tahun 1989.

Meski kini namanya sekarang sejajar dengan pengacara papan tas lainnya.
Namun ia tetap seorang Alamsyah Hanafiah yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Waktu senggangnya hanya dimanfaatkan bersama keluarga dengan wisata edukasi ke Taman Marga Satwa Ragunan Dan Taman Safari. 

Satu hal yang tidak dilupakan, ia selalu menyempatkan waktu mengujungi tanah kelahirannya di Sumatera Selatan.

Pengacara kondang ini memiliki kantor advokat selain di Jakarta Pusat juga di kota kelahirannya Palembang, Alamsyah adalah putra Banyuasin.

Alamsyah Hanafiah kini di percaya oleh sebagian  wartawan dan pengusaha pers se Indonesia untuk menjadi pengacara dalam penyelesaikan permasalahan hukum dengan Dewan Pers. (berbagai sumber)
Loading...
loading...