News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Demo Di Gedung DPRD Kembali Memanas

Demo Di Gedung DPRD Kembali Memanas

 

THE JAMBI TIMES - BATANG HARI - Senin 14 November 2016,aksi masa kembali mewarnai gedung mewah DPRD Kabupaten Batang Hari,pasalnya semua unsur masyarakat kabupaten Batang Hari sudah semakin resah dengan adanya bebagai macam konflik di kabupaten Batang Hari terkait dengan hal ini beberapa perwakilan masyarakat kabupaten Batang Hari yakni perwakilan masyarakat dari kecamatan Pemayung,kecamatan Bajubang,kecamatan Muara Bulian,kecamatan Muara Tembesi,kecamatan Batin XXIV,dan dari kecamatan Muarao Sebo Ulu dengan di dampingi beberapa lemabaga swadaya masyarakat yang berada dalam ruang lingkup kabupaten Batang Hari sepakat mengggealar aksi masa dengan damai di kantor DPRD Kabupaten Batang Hari.

Dengan tujuan agar semua pihak pemangku kepentingan di "Bumi Serentak Bak Regam" ini dapat melaksanakan tugas dan fungsi yang di amanatkan oleh undang undang kearah yang jauh lebih baik lagi.baik dalam mengambil kebijakan,penegakan hukum,pengawasan,maupun dalam pelayanan publik.

Demi tercapainya kehidupan sosial masyarakat Batang Hari yang aman,adil,makmur,damai dan sejahtera.

 Terkait dengan hal ini Usman Yusup,selaku penanggung jawab aksi dan selaku lembaga swadaya masyarakat yang berdomisili di wilayah kabupaten Batang Hari saat di konfirmasi jurnalis media ini,Usman Yusup  dengan tegas mengatakan.bahwa ada beberapa konflik di kabupaten Batang Hari ini yang kami duga belum terselesaikan dengan baik di antaranya adalah mendukung dan mendesak Kejaksaan Negeri Muara Bulian kabupaten Batang Hari agar dapat menindak lanjuti laporan masyarakat tentang dugaan tindak pidana korupsi yang sudah di laporkan ke Kejaksaan Negeri Muara Bulian.

Dan mengusut dugaan adanya pungli pada pengurusan sertifikat redis.dan meminta penjelasan tentang tahapan pembentukan pansus yang sudah dilakukan oleh komisi II DPRD Kabupaten Batang Hari.

Karena hampir satu tahun belum ada kejelasan baik dari ketua DPRD maupun dari Komisi II DPRD Batang Hari,sementara sepengetahuan kami sudah amat banyak anggaran yang digunakan untuk rencana pembentukan PANSUS  tersebut.ungkap Usman Yusup.

  Dan kami dengan mendampingi masyarakat juga meminta dan mendukung pemerintah kabupaten Batang Hari untuk menyelesaikan konflik agraria yang terjadi antara masyarakat suku anak dalam dan petani dengan PT Asiatic Persada,PT.Berkat Sawit Utama,secara transparan,objektif dan menyeluruh.

Kami juga mendesak dan mendukung aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan terhadap dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum pejabat pemerintah dalam hal penerbitan persetujuan prinsip pengarahan lahan kepada perusahaan perkebunan yang dilakukan kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit di wilayah kawasan minapolitan dan kawasan pertanian terpadu..

Dan masih banyak lagi permasalahan lain yang sama2 bisa kita lihat dengan kasat mata.,kembali di jelaskan Usman Yusup.

  Terkait dengan hal ini,,Yadi Gabuk selaku Komisi 11 DPRD Kabupaten Batang Hari saat di konfirmasi beliau juga mengatakan bahwa saya selaku masyarakat Batang Hari dan merupakan wakil rakyat saya sangat mengapresiasi kepada kawan kawan yang masih perduli dengan masyarakat kecil.

Dan saya akan mendorong komisi II untuk dapat membentuk tim PANSUS tersebut.sebagai warga masyarakat kabupaten Batang Hari saya amat prihatin sekali dengan kondisi kawasan minapolitan yang kini di duga menjadi lahan atau kebun milik perusahaan hingga amat meresahkan warga masyarakat setempat...(iip)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.