News Breaking
Live
wb_hadi

Breaking News

Masyarakat Kecewa Tidak Ada Belangko KTP di Dukcapil

Masyarakat Kecewa Tidak Ada Belangko KTP di Dukcapil


THE JAMBI TIMES - MERANGIN - Masyarakat desa Pulau Baru Kecamatan Batang Mesumai kecewa dengan pelanyanan dinas dukcapil Merangin.

Betapa tidak, kekecewaan itu disebabkan tidak adanya belangko Kartu Tanda penduduk (KTP), hingga tidak dapat membuat ktp untuk anaknya.

Hal itu diceritakan Fery saat dibincangi awak media, selama ini anaknya sudah satu tahun merekam di kantor camat batang mesumai.

Namun hasilnya selama setahun anaknya tidak memiliki ktp di tempat bekerja. Padahal ktp itu sangat dibutuhkan.

Dirinya pun mendatangi dinas dukcapil meminta belangko untuk mengisi formulir
anaknya.

Tetapi belangko itu sudah berapa hari tidak adalagi di dinas dukcapil.

"Kata orang dinas belangko ktp sudah habis, padahal kami sangat membutuhkan untuk pembuatan ktp anak kami sedang bekerja di luar merangin, " jelasnya jumat (14/10).

Heranya lagi kata Fery, selama setahun ktp anaknya yang sudah direkam di kantor camat hingga saat ini tidak keluar.

"Lah setahun awak nunggu ktp anak awak tu, belum jugo keluar, "kesalnya.

Terpisah, Kabid Infodal Sarbaini, saat dikonfirmasi diruangnya, mengatakan bahwa belangko ktp sedang kosong.

"Belangko di dinas dukcapil kabupaten merangin sudah dua minggu mengalami kekosongan, " ungkapnya.

Lanjut Sarbaini, kekosonggan belangko merangin itu disebabkan tidak adanya kirim data Ditjen kependudukan dan pencatatan sipil.

Informasinya, kata Sarbaini, terkirimnya belangko tersebut, diperkiraan baru akan tersedia kembali pada bulan nopember 2016, itupun setelah revisi anggaran DIPA Ditjen kependudukan dan pencatatan sipil mendapatakan persetujuan kemetrian.

"Kita minta saat ini untuk masyarakat sabar dulu. Tapi terlebih dahulu, surat keretangan,, sebagai penganti KTP eloktrik bisa juga digunakan, dan saat ini kita masih menunggu, "ujarnya. (Lik)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.