Pemkab & Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat
The Jambi Times - Batang Hari –
Ambruknya jalan pada pangkal jembatan di RT 03 Desa bukit harapan pada minggu
(13/03) lalu, akibat terjangan arus sungai yang begitu deras pasca guyuran
hujan, nyaris membuat aktivitas warga sekitar lumpuh. Pasalnya jembatan
tersebut merupakan jalur penghubung antara Desa bukit harapan dengan dua Desa
lainnya.
Terkiat hal ini pula, pihak BPBD dan
Dinas Pekerjaan Umum Batanghari beserta Polri dan TNI turut ke lokasi kejadian untuk
bergotong royong bersama warga memperbaiki jembatan tersebut.
Dengan menurunkan satu unit alat berat
jenis loader milik Dinas PU, sejumlah
pihak membuat jembatan darurat dari batang kelapa agar akses jalan yang
terhubung ke jembatan bisa kembali di lalui oleh warga, sehingga warga
aktivitas warga dapat berjalan normal lagi.
“meski ado jalan alternatif yang biso di
tempuh warga, tapi untuk mengangkut buah sawit dengan mobil truk jalur
alternatif yang ado dak biso dilalui. Hasil koordinasi dengan pihak terkait dan
warga kito mengupayakan membuat jembatan darurat dari batang kelapo” Kata Kadis
PU, Nakir kepada media Bulian Post, Senin
siang (14/03) kemarin.
Lanjutnya, meski adanya jembatan darurat
ini warga diminta untuk tetap berhati – hati saat melintas, terlebih ketika
membawa muatan buah sawit. Mengingat jembatan darurat tersebut tidak begitu
kokoh apabila dilalui mobil atau truk bertonase berat.
“warga yang membawa hasil panen buah
sawitnya harus di lansir, karena jembatan darurat ini tidak mampu menahan beban
begitu berat. Dan muatannya harus di kurangi yang awalnya 2 ton, kini harus 1
ton,” Papar Nakir.
Ditambahkan Nakir, bahwa sampai saat ini
dirinya belum bisa dapat memastikan untuk perbaikkan infrastruktur yang rusak
tersebut, pasalnya hingga kini pihaknya masih melakukan proses penghitungan.
“untuk dibangun permanen itu kita masih
dalam proses, saat ini staf kita masih melakukan penghitungan, dan nantinya
akan kita laporkan kepada Bapak Bupati
dan Sekda. Kalau untuk anggaran tahun ini sudah berjalan, nanti kita masukan ke
dalam anggaran perencanaan terlebih dahulu,” Pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Batanghari
Abdullah menyebutkan, bahwa pihaknya akan terus bersiaga di lokasi kejadian
untuk membantu warga merampungkan jembatan darurat, hingga aktivitas warga
sekitar berjalan normal.
“disarankan kepada warga yang bisa
melintas di jembatan darurat adalah mobil pribadi, tapi kendaraan bertonase
besar membawa buah sawit belum bisa melintas dan jalan satu – satunya buah
sawit yang dibawa harus di lansir. Untuk petugas BPBD sendiri tetap stand by di
lokasi sampai selesai,” Sebutnya. (tim-jt/sin)
